Kepada Media Swedia, Mahmoud Eid Bahas Penalti Persik Kediri

Football5Star.com – Bintang Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, bercerita kepada media Swedia soal karier perdananya di Indonesia. Dia mengaku kalau sepak bola Indonesia sangat ketat, dan membahas proses gol Persik Kediri.

Pemain berusia 26 tahun itu memang baru kali ini merasakan atmosfer sepak bola Asia. Sebelumnya, dia selalu berkarier di Eropa Utara, seperti Swedia, hingga Norwegia.

Sayang, karier perdananya di Liga 1 tak semulus rencana. Meski melewati pramusim dengan juarai Piala Gubernur Jatim 2020, tapi Persebaya belum sekalipun menang dalam dua partai yang sudah dijalani. Mereka hanya main imbang 1-1 melawan Persik, dan kalah 3-4 dari Persipura Jayapura.

“Awal di liga sudah seperti ini. Pertandingan pertama kami bertemu dengan tim yang bertahan dengan seluruh tim selama 90 menit. Sialnya, kami kebobolan melalui penalti. Kami sempat bangkit tapi waktu tak cukup,” ungkap Mahmoud Eid dikutip dari SN.

persebaya surabaya-mahmoud eid

Lalu, saat melawan Persipura Jayapura Eid mengaku banyak kesalahan sendiri yang merugikan Persebaya. “Pertandingan kedua yang kami buat terlalu banyak kesalahan dan kalah (3-4),” papar dia.

Tak ditampik bagi Eid, atmosfer sepak bola Indonesia sangat ketat. Gol pertama, lanjut dia, sangat berpengaruh besar. Karena tim lawan akan bermain terbuka dan bisa dimaksimalkan andai jeli.

“Di sini di Indonesia, gol pertama pertandingan sangat penting, jika Anda membuat gol pertama maka tim lawan maju dan pertahanan terbuka. Tapi kami harus banyak mengasah karena semua tim telah mengubah taktik ketika mereka bertemu kami dan sadar betapa berbahayanya serangan yang kami miliki,” tutup Mahmoud Eid.

Mahmoud Eid jelas berharap Liga 1 2020 bisa lanjut dengan segera. Sebab, pemain berusia 26 tahun itu tengah dalam performa apik setelah sukses mencetak dua assist dan satu gol dalam dua laga bersama Bajul Ijo.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More