Kepergian Cavani Bisa Hantui PSG di Masa Depan

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker Paris Saint-Germain, Nicolas Anelka, menilai PSG melakukan kesalahan besar dengan melepas bomber sekelas Edinson Cavani.

Cavani gabung PSG dari Napoli pada 2013. Setelah bertahun-tahun jadi pilihan utama, pemain 33 tahun itu hanya jadi pelapis pada musim ini dan kontraknya tak diperpanjang.

Rekrutan terbaru PSG, Mauro Icardi, tampaknya akan semakin menenggelamkan Cavani, yang telah dikaitkan dengan kepergian ke Inter Milan dan Atletico Madrid.

Namun, menurut Anelka, kepergian Cavani bisa kembali menghantui PSG di masa depan. Ia juga percaya pemain asal Uruguay itu masih tajam di kotak penalti.

instagram.com/psg

“Membiarkan Cavani pergi adalah kesalahan yang sangat besar. Dia tetap menjadi nomor sembilan murni, karena tidak ada lagi yang seperti itu. Dia memiliki banyak kelemahan, tetapi dia membuat permainan gila dan dia mencetak gol. Dia akan melayani Anda apa pun yang terjadi,” kata Anelka di Goal.

“Di Paris, Anda membutuhkan kompetisi. Cavani adalah striker super yang berisiko Anda berikan kepada pesaing karena ia harus pergi ke klub besar lain. Dan ketika ia bermain melawan PSG, ia pasti akan mencetak gol. Dan di sinilah mereka akan memiliki penyesalan besar,” ia menambahkan.

Secara keseluruhan, sang bomber memiliki karier yang cemerlang di PSG. Selama tujuh musim, ia telah mengemas 200 gol dan 43 assist dalam 301 penampilan untuk memenangi enam titel juara Ligue 1, empat Piala Prancis, dan lima Piala Liga Prancis.

Edinson CavaniPSG