Kepergian Michel Hidalgo Bikin Zinedine Zidane Merasa Kehilangan

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih timnas Prancis, Michel Hidalgo pada Kamis (26/3/2020) waktu setempat meninggal dunia. Wafatnya Hidalgo disampaikan oleh Federasi sepak bola Prancis (FFF).

“Hari ini, dengan kesedihan yang luar biasa, kami mengetahui meninggalnya Hidalgo. Sepak bola Prancis turut berduka dengan kepergian Hildalgo, salah satu sosok terbesar dalam sejarah kami,” kata presiden Asosiasi Sepak Bola Prancis, Noel le Graet dikutip dari laman resmi FFF.

Wafatnya Hidalgo membuat pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane merasa kehilangan. Lewat akun Instagram pribadinya, Zidane mengucapkan rasa belasungkawanya.

“Sangat berduka saya kepada keluarga Michel Hidalgo. Dia pria hebat. Terima kasih atas kenangan indah pada 1982 dan 1984,” tulis Zidane, Jumat (27/3).

Kenangan indah 1982 yang dimaksud Zidane ialah momen saat Hidalgo mampu mengantarkan Prancis finish di urutan keempat Piala Dunia 1982. Sedangkan 1984, ialah tahun di mana Prancis mampu menjadi kampium Euro 1984.

Hildago lahir di Leffrinckoucke, Prancis pada 22 Maret 1933. Sebelum menjadi pelatih Prancis, ia adalah salah satu gelandang terbaik di Ligue 1. Hidalgo tercatat pernah membela AS Monaco, Reins, dan La Havre. Total ia telah mencetak 74 gol di level klub.

Michel Hidalgo adalah seorang manajer yang kreatif. Jika ingat soal kata “lini tengah adalah vital” dalam permainan sepak bola, hal inilah yang ditekankan Hidalgo dalam startegi permainannya yang agresif.

Saat melatih Prancis, publik sepak bola dunia tentu ingat salah satu momen saat anak asuh Hildago, Patrick Battiston alami cedera berat dan giginya rontok diterjang kiper Jerman Barat, Harald Schumacher.