Kepindahan Andy Cole ke Man United Masih Menyisakan Sakit Hati

Football5star.com, Indonesia – Dua puluh lima tahun lalu, tepatnya pada bursa transfer musim dingin 1995, Man United sukses mendapatkan striker Newcastle United, Andy Cole. Kepindahan Andy Cole juga membuat Keith Gillespie pindah ke St James Park, markas Newcastle United.

Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Jumat (10/1/2020) kepindahan tersebut masih menyisakan sakit hati sejumlah pihak. Gelandang Newcastle United pada era itu, Lee Clark misalnya tak menyangka bahwa klub melepas Andy Cole.

Final Liga Champions Buat Dua Legenda Man United Akhiri Permusuhan
thesun.co.uk

“Dia tak menjawab telepon saya. Aku berpikir saat itu, mungkin dia datang terlambat ke tempat latihan,” kata Clark mengingat kejadian tersebut.

Di tengah perjalanan pulang dari tempat latihan, Cole menelepon Clark dan meminta maaf kepada dirinya bahwa ia sudah berada di Manchester United.

“Aku patah hati. Kesepakatan kami di malam berikutnya hilang begitu saja. Kami seharusnya saat itu membeli pemain terbaik bukan melepas pemain terbaik,” ungkap Clark.

Kondisi sama juga dirasakan oleh Keith Gillespie yang harus jadi bagian transfer kepindahan Cole. Menurut Gillespie, jika saat itu dirinya menolak untuk pindah ke Newcastle, Cole tidak akan pernah bermain untuk United.

“Jika saat itu saya mengatakan tidak, maka semua kesepakatan itu akan runtuh.” kata pemain Skotlandia tersebut. “Sir Alex dan Steve Bruce mendatangi saya dan menjelaskan situasi tersebut dan saya pun mau tak mau harus mengikuti apa yang diinginkan oleh manajemen” tutupya.

Comments
Loading...