Kepolisian Korsel Dalami Absennya Ronaldo di Laga Pramusim

Football5star.com, Indonesia – Cristiano Ronaldo sedang dirudung kasus hukum. Pihak kepolisian Korea Selatan sedang menyelidiki kasus absennya sang bintang saat laga K-League All Star vs Juventus. Penyelidikan ini berawal dari laporan ribuan penonton yang kecewa tidak bisa menyaksikan Ronaldo bertanding.

BBC melaporkan ada lebih dari 2000 orang yang meminta tiket dikembalikan. Per kepala menuntut ganti rugi sebesar 70 ribu won. Akan tetapi, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah permohonan dikabulkan.

Media setempat, Chosun, mewartakan hingga kini polisi masih mendalami bukti-bukti yang ada di lapangan. “Jika memang nantinya tidak bisa ditemukan bukti obyektif yang mendukung tuntutan pelapor, maka kami tidak bisa meneruskannya. Itu sudah menjadi ranah sipi,” sebut kepolisian setempat.

Tarif posting iklan di Instagram Cristiano Ronaldo sebelas kali lebih mahal dibanding akun Raditya Dika.

Menanggapi hal ini, pihak Juventus sudah menyatakan kesalahan ada di mereka. Namun, klub pimpinan Andrea Agnelli tersebut tidak mengeluarkan pernyataan maaf. Padahal, pihak K-League sebelumnya sudah melayangkan surat keberatan dan menuding juara Serie A itu melanggar kesepakatan kontrak.

“K-League secara tegas menekankan merasa kecewa atas sikap Juventus. Kami menuntut permintaan maaf dari Juventus karena sudah melanggar kesepakatan yang terjalin sejak awal. Salah satunya adalah Cristiano Ronaldo yang harus bermain setidaknya 45 menit selama pertandingan,” tulis surat tersebut.

Sepanjang pertandingan, Ronaldo memang hanya duduk di bangku cadangan. Tak sekali pun pemain termahal Juve itu melakukan pemanasan. Pelatih Bianconeri, Maurizio Sarri, sempat menyebut pemain yang bersangkutan mengalami kelelahan.