Kerusuhan Final Copa Libertadores Coreng Sepak Bola Argentina

Football5star.com, Indonesia – Kerusuhan yang terjadi jelang leg kedua Final Copa Libertadores antara River Plate vs Boca Juniors menyisakan kekecewaan yang cukup mendalam bagi legenda Inter Milan, Javier Zanetti. Ia bahkan mengatakan kejadian tersebut telah mencoreng wajah sepak bola Argentina.

Pertandingan di Stadion El Monumental yang seharusnya berlangsung pada Minggu (25/11/2018) dinihari WIB terpaksa ditunda karena terjadi kerusuhan dan pelemparan yang membuat beberapa pemain Boca Juniors cedera. Hingga saat ini CONMEBOL belum menentukan kapan laga panas ini bisa dilangsungkan.

Sebagai putra asli Argentina, Zanetti meminta maaf atas kerusuhan yang disebabkan oleh fans River Plate itu. Baginya, tidak ada alasan apa pun yang membenarkan kerusuhan dalam sepak bola, terutama pada laga derbi seperti River Plate vs Boca Juniors.

Bus yang mengangkut skuat Boca Juniors diserang suporter River Plate sebelum final Copa Libertadores.
ole.com.ar

“Saya benar-benar minta maaf atas apa yang sudah terjadi. Pertemuan kedua tim di final adalah sesuatu yang sangat indah untuk sepak bola, tapi mereka tidak bisa bermain karena sebuah kejadian memalukan,” kata Zanetti kepada Radio Anch’io Sport, Senin (26/11/2018).

“Kejadian itu membuat seluruh dunia tahu apa yang terjadi di Negara saya. Sekali lagi kerusuhan menang, dan kita sekarang bukan berbicara soal sepak bola, kita berbicara soal insiden itu. Saya tidak berpikir itu sebagai kondisi yang bagus untuk para pemain,” ia menambahkan.

Laga tunda yang tadinya akan berlangsung pada Senin (26/11/2018) dinihari WIB juga terpaksa mengalami penundaan lagi hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini tak lepas dari kondisi pemain Boca yang masih terguncang.

Comments
Loading...