Kesan Eks Pelatih PSM yang Pernah Latih Jhon van Beukering

Football5star.com, Indonesia – Eks pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengenang saat dirinya mampu mengantarkan tim De Graafschap juara kompetisi kedua Liga Belanda pada 2010. Mampu menjadi juara Eerste Divisie membuat Graafschap promosi ke Eredivisie di musim berikutnya.

“Kami saat itu bisa mematahkan lawan-lawan. Rata-rata kami mampu memangkan pertandingan dan hanya sempat satu kali telak 3-5 dari AGOVV. Itu juga karena saya menurukan sejumlah pemain muda,” kata Kalezic seperti dikutip Football5star.com dari media Belanda, Rabu (13/5/2020).

“Kami sangat kuat secara kondisional saat itu. Kami mampu membuat repor tim lawan dalam waktu 15 menit di babak pertama. Kami meraih 30 poin dari 10 pertandingan setelah musim dingin di tahun itu,” tambahnya.

Kesan Eks Pelatih PSM Saat Latih Jhon van Beukering

Dikatakan oleh pelatih asal Swiss tersebut, bahwa salah satu cara untuk membentuk anak asuhnya sulit dikalahkan di musim itu ialah disiplin dan pola makan yang benar.

“Saya melakukan manajemen berat badan kepada para pemain. Para pemain diizinkan untuk memiliki target berat badan. Ada pemain yang mengalami masalah kegemukan yakni Fung Wing dan Jhon van Beukering,” paparnya.

Khusus untuk van Beukering, dikatakan oleh Kalezic bahwa pemain yang sempat dinaturalisasi oleh Indonesia tersebut memang tak memiliki motivasi bagus untuk bermain di musim itu.

“Ia memiliki masalah dengan berat badan setelah libur musim dingin. Dia memang tidak lagi memiliki motivasi. Ketika dia tidak melakukan diet ketat, maka kami harus mengucapkan selamat tinggal di bulan Maret,” tutup eks pelatih PSM tersebut.

Pada Februari 2019 lalu, PSM menunjuk Dejan Kalezic menjadi pelatih baru. Dalam kontrak tertuang jasa Darije sementara digunakan untuk satu tahun.

Sayangnya pada Desember 2019, ia memutuskan untuk mundur sebagai pelatih PSM.

“Saya ingin memberi tahu kalian bawah besok adalah pertandingan kandang terakhir saya di PSM Makassar sebagai pelatih. Saya memiliki pengalaman untuk menghabiskan waktu di sini,” kata Kalezic saat itu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More