Ketegangan di Ruang Konpers Setelah Pertandingan Bulgaria vs Inggris

Football5star.com, Indonesia – Satu per satu fakta mulai terkuak menyusul dugaan pelecehan rasial terhadap timnas Inggris oleh sejumlah fans Bulgaria. Bahkan, situasi panas di lapangan merembet hingga ke ruang konferensi pers setelah pertandingan.

Ketegangan bermula saat salah seorang wartawan Inggris menanyakan tentang pelecehan yang terjadi di lapangan. Dari situ, wartawan Bulgaria yang jumlahnya lebih banyak, merasa keberatan dengan pertanyaan sang tamu.

Cerita ini dipaparkan langsung oleh salah seorang perwakilan dari SkySports, Kaveh Solhekol. Menurutnya, para pewarta Bulgaria menganggap sikap Inggris terlalu berlebihan dalam hal ini.

“Hampir dari setengah ruangan tersebut adalah wartawan Bulgaria. Mereka marah kepada wartawan Inggris karena menanyakan seputar rasialisme kepada Southgate setelah laga. Padahal, aku yakin mereka hanya menanyakan apa yang perlu disampaikan,” ucapnya dalam siaran langsung SkySports.

“Mereka juga marah terhadap Gareth Southgate yang menyinggung soal rasialisme. Mereka mencoba meyakinkan kami bahwa apa yang terjadi di lapangan tidak seburuk itu. Bahkan ada salah satu kameramen Bulgaria mengumpat langsung kepada Southgate di akhir konferensi pers” katanya lagi.

Kasus kali ini terbilang memiliki efek serius. Beberapa jam setelah pertandingan selesai, Presiden Bulgarian Football Union, Borislav Mikhailov, mengundurkan diri dari jabatannya. Setelahnya, kantor pusat BFU di Sofia, digeruduk polisi.

Comments
Loading...