Ketika Demam VAR Melanda Peru

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5Star.com, Indonesia – Video assistant referee (VAR) memang belum diberlakukan secara global di semua kompetisi. Namun, demam penggunaan teknologi pembantu itu sudah menjalar ke mana-mana. Di antaranya ke Peru.

Fenomena unik tersaji di laga Piala Peru antara Auquiato de Pampamarca dan Retamoso, Minggu (22/7/2018). Dalam sebuah kesempatan, wasit meminta bantuan rekaman kamera saat menentukan sebuah gol.

Kejadian bermula dari tendangan keras pemain Retamoso, Jordan Campos. Dia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola melesat kencang, menembus gawang lawan, tapi bola kemudian berada di luar gawang.

Perdebatan terjadi. Kubu tim tamu mengklaim gol, sedangkan tuan rumah menilai tendangan Campos mengarah ke samping gawang. Wasit Albert Alarcon memeriksa jaring gawang dan mendapati ada yang bolong. Namun, itu belum cukup untuk benar-benar meyakinkan Campos telah membuat gol.

Langkah berikut pun diambil Alarcon. Dia menghampiri seorang fotografer dan melihat rekaman kejadian itu secara berulang-ulang. Pada akhirnya, dia mengesahkan tembakan Campos sebagai gol.

Gol kontroversial Campos itu jadi satu dari 10 gol yang dibuat Retamoso ke gawang Pampamarca. Mereka memenangi laga leg I perempat final fase regional Piala Peru itu dengan skor 10-0.

Sejauh ini, belum ada rencana pasti penerapan VAR di kompetisi sepak bola Peru. Di kawasan Amerika Selatan, VAR baru akan dipakai di Copa Libertadores dan Copa Sudamericana. Itu pun tidak dari babak awal, tapi mulai perempat final.


Tahukah Anda?

Di Peru, kondisi lapangan sangat bervariasi. Bahkan, ada pertandingan yang harus dihentikan sementara karena ada kawanan ternak yang masuk ke lapangan. Ada pula laga yang terganggu karena wasit disengat lebah.

Comments
Loading...