Ketulusan Cinta Tergambar dari Penonton Piala Dunia Antarklub 2020

Football5star.com, Indonesia – Piala Dunia Antarklub 2020 telah berhasil dimenangkan Bayern Munich. Ini jadi gelar kedua bagi klub asal Jerman tersebut. Di luar kebahagian Munich meraih gelar keduanya tersebut, kompetisi ini juga menampilkan gambaran indah pasangan suami istri penonton Piala Dunia Antarklub 2020.

Ikrami Ahmad adalah salah satu pendukung setia klub asal Mesir, Al Ahly SC. Ia mengaku sudah sejak kecil mengidolai klub yang menjadi juara ketiga di Piala Dunia Antarklub 2020. Pada laga melawan klub Qatar, Al Duhail, Ahmad datang ke Education City Stadium bersama sang istri.

Ketulusan Cinta Tergambar di Penonton Laga Piala Dunia Antatklub 2020
fifa.com

Meski Ahmad sejak lahir mengalami disabilitas visual, hal itu tak menghalanginya untuk memberikan dukungan kepada Al Ahly SC. Sebagai seorang tunanetra, Ahmad mengaku memiliki rasa kepuasaan sendiri menjadi seorang supoter.

“Kebanyakan orang kagum mendengar bahwa seorang penggemar tunanetra dapat menikmati sepak bola. Tetapi yang tidak mereka ketahui, kami bisa membuat permainan menjadi hidup dalam imajinasi kami. Anda dapat memungkinkan menikmati permainan yang orang lain tak dapat melihat,” kata Ahmad seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi FIFA, Jumat (12/2/2021).

Yang bikin terenyuh adalah kesetiaan sang istri, Eman mendampingi suaminya untuk menjadi seorang penonton sepak bola. Meski tidak terlalu suka pada sepak bola, Eman selalu mendampingi sang suami ke stadion, tempat Al Ahly bertanding.

“Meskipun Eman mungkin bukan penggemar sepak bola, dia tinggal bersama saya setiap hari dan karena itu tahu persis bagaimana menggambar pertandingan di stadion kepada saya,”

“Kata-katanya melukiskan gambaran di benak saya tentang permainan sepak bola yang indah,” ucap ayah dua anak itu.

Ahmad mengaku bahwa dirinya sangat senang berada di dalam stadion. Bisa merasakan kegembiraan, kesenangan dan kesedihan saat klub yang didukungnya bertanding.

“Berada di antara para penggemar, merasakan kegembiraan mereka, reaksi, dan kesedihan mereka, cara mereka berteriak karena frustasi membantu saya mengetahui apa yang terjadi di lapagan,” kata Ahmad.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More