Kini Kita Tahu di Mana Posisi Timnas Jerman Saat Ini

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan telak 0-6 diterima timnas Jerman dari timnas Spanyol pada matchday terakhir UEFA Nations League A. Kekalahan telak itu dinilai layak oleh winger Serge Gnabry. Dia mengakui La Furia Roja bermain luar biasa, sementara Die Mannschaft tampil sangat buruk.

“Semua yang kami lakukan tak berfungsi. Kami tak mampu mengembangkan permainan. Spanyol sangat pantas menang dengan skor telak ini. Kami sungguh buruk, tak ada lagi alasan,” ucap Serge Gnabry selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi DFB.

Lebih lanjut, Gnabry menilai kekalahan telak dari Spanyol itu sebagai tamparan keras bagi Jerman. “Kini kita tahu di mana posisi kami. Sungguh tidak normal bagi kami kalah sebegitu banyak dari lawan yang bagus,” kata dia lagi.

Joachim Loew mengakui timnas Jerman kalah segala-galanya dari Spanyol.
Getty Images

Ucapan Gnabry diamini pelatih Joachim Loew. Dia sepakat, permainan Jerman di Sevilla sangatlah buruk. Tak ada satu pun strategi dan taktik yang jalan. Baik dalam bertahan maupun menyerang, Die Mannschaft sangat buruk.

“Tak ada yang berfungsi, tidak saat bertahan maupun menyerang. Setelah ketinggalan 0-1, kami kehilangan konsep permainan di lapangan,” ujar sang pelatih yang menyebut malam itu sebagai hari yang kelam.

Komunikasi Timnas Jerman Macet

Selain itu, Loew menyebut satu kelemahan mendasar yang jadi pemicu kekalahan telak Jerman dari Spanyol. “Kami tak punya organisasi permainan, tak ada komunikasi. Ini fatal,” ujar dia.

Hal serupa diungkapkan kapten Manuel Neuer yang sepanjang kariernya baru kali ini kebobolan 6 gol dalam satu laga. Dia menilai komunikasi antarpemain di lapangan benar-benar macet.

Manuel Neuer mempertanyakan komunikasi di lapangan.
Getty Images

“Kami seharusnya bicara lebih banyak, terutama setelah gol pertama. Sangat penting untuk mendukung satu sama lain dan menunjukkan bahwa kami punya rasa kebersamaan. Dalam hal komunikasi, benar-benar tidak cukup,” kata Neuer.

Lebih fatal lagi, Loew pun lebih banyak berdiam diri di bangku cadangan ketimbang berteriak memberikan instruksi di pinggir lapangan. Hal itu sempat jadi sorotan beberapa warganet di Twitter.

Semua kelemahan itu tentu jadi pekerjaan rumah bagi Joachim Loew. Bagaimanpun, kekalahan terbesar di kompetisi resmi dalam 90 tahun adalah tamparan dan tekanan berat. Di dunia maya, banyak pihak yang tak ragu menyebut dia sudah seharusnya meninggalkan timnas Jerman.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More