Kiper Borussia Dortmund Lontarkan Usulan Nyeleneh

Football5Star.com, Indonesia – Belakangan ini, berbagai aturan baru dibuat International Football Association Board (IFAB). Namun, semua itu belum memuaskan Roman Buerki, kiper Borussia Dortmund. Secara khusus, dia punya satu usulan radikal sekaligus nyeleneh.

Usulan yang dilontarkan Roman Buerki terkait pergantian pemain dalam satu pertandingan. Dalam pandangan kiper Borussia Dortmund itu, tiga pergantian tidaklah cukup. Tambahan satu pergantian saat perpanjangan waktu pun tetap saja tidak cukup. Dia ingin lebih dari itu.

“Aku akan sangat senang jika kami dapat menggunakan semua pemain di skuat kami pada sebuah pertandingan. Setiap tim seharusnya dapat melakukan pergantian pemain sesering yang diinginkan, bukan hanya tiga kali,” ungkap Roman Buerki seperti dikutip Football5Star.com dari t-online.de.

Pergantian pemain menurut kiper Borussia Dortmund harusnya dilakukan sesering mungkin.
watson.de

Kiper Borussia Dortmund tersebut lantas mengungkapkan alasan yang bernada pongah. “Mengapa? Karena setiap orang di sini, di BVB, pantas untuk bermain. Kadang kala, sangat sulit rasanya melihat seorang pemain masuk skuat dalam dua pertandingan beruntun, tapi tak tampil,” kata dia.

Secara tidak langsung, Roman Buerki ingin mengungkapkan bahwa skuat tim asuhan Lucien Favre saat ini sangatlah sempurna. Semua pemain punya kemampuan setara sehingga siapa pun dapat tampil dan tim tetap meraih kemenangan.

Terlepas dari hal itu, mengenai aturan-aturan baru yang diterapkan di sepak bola saat ini, ada satu hal yang dikritik Roman Buerki. Itu adalah penggunaan video assistant referee (VAR). Dia menilai teknologi itu membuat hasil pertandingan lebih adil, tapi tidak membuat permainan lebih baik.

“Sepak bola hidup dari euforia. Jika seseorang mencetak gol, para fan bersorak. Sekarang, Anda merayakan dan kemudian kecewa lagi karena gol harus diperiksa lagi melalui rekaman video. Aku merasa perayaan gol saat ini tak lagi sama seperti dulu. Sekarang, tak ada lagi efek wow!” urai kiper Borussia Dortmund yang bergabung sejak musim 2015-16 itu.

Comments
Loading...