Kiper Bulgaria Anggap Inggris Terlalu Berlebihan Soal Pelecehan Rasial

Football5star.com, Indonesia – Kiper timnas Bulgaria, Pilamen Iliev, menganggap fans Inggris terlalu berlebihan dalam menyikapi kasus dugaan rasialisme saat keduanya bertanding. Ia berpendapat, apa yang terjadi di lapangan tidak seheboh sorotan media.

Iliev tampil selama 90 menit ketika timnya diberondong enam gol oleh Inggris pada Selasa (16/10) pagi. Menurutnya, tidak ada tindakan-tindakan berlebihan yang dilakukan para fans negaranya sepanjang laga.

“Kalau aku boleh jujur, aku percaya para penonton menjaga sikapnya dengan baik. Tidak ada yang namanya pelecehan di sana, dan menurutku fans Inggris bertindak terlalu berlebihan. Benar-benar tidak ada kata-kata kasar yang aku dengar,” katanya seperti dikutip dari Goal.

Pertandingan harus terhenti sebanyak dua kali hanya dalam 45 menit pertama. Menurut artikel yang dipublikasikan The Guardian, selama wasit menghentikan laga, beberapa fans terlihat melakukan salam hormat ala Nazi.

Plamen Iliev - Bulgaria - Inggris - Football5star - Fans
twitter: @goal

Menyikapi hal ini, UEFA selaku federasi terkait, diminta turun tangan langsung. Menpora Inggris, Nigel Adams meminta kasus ini segera diusut tuntas. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, frekuensi pelecehan rasial terus meningkat di laga internasional.

“Kami meminta kepada Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, untuk segera melakukan tindakan. Insiden yang terjadi di Bulgaria kemarin jelas menodai nilai-nilai sepak bola,” tulisnya dalam surat tersebut.

Comments
Loading...