Kiper Thailand Khawatirkan Situasi Bola Mati Malaysia

Football5star.com, Indonesia – Timnas Malaysia U-22 berhasil melaju ke final SEA Games 2017, setelah mengalahkan Indonesia U-22 1-0, melalui situasi bola mati. Hal tersebut menjadi sorotan tersendiri bagi lawan mereka di final, Thailand U-22. Penjaga gawang Tim Gajah Putih, Nont Muangngam, mengaku khawatir dengan situasi bola mati Malaysia.

Namun, Muangngam siap menggunakan pengalamannya selama berlaga di Liga Dua Prancis bersama klub AS Nancy II untuk menghalang serangan berbahaya Malaysia, khususnya melalui situasi bola mati. Selama SEA Games 2017, Harimau Malaya telah mencetak dua gol melalui situasi tersebut.

“Saya khawatir terhadap situasi bola mati (tendangan sudut dan tendangan bebas) Malaysia yang sangat berbahaya. Karena penyerang mereka sangat baik menyambut bola itu,” ungkap Muangngam dikutip dari Berita Harian, Selasa (29/8/2017).

“Lihat saja ketika laga semifinal melawan Indonesia, mereka (Malaysia) meraih gol melalui tendangan sudut yang disundul pemain tuan rumah (Thanabalan),” lanjutnya.

Muangngam mengaku telah siap apabila pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Namun, ia berharap rekan-rekannya dapat mengalahkan Harimau Malaya cukup dalam 90 menit saja. Sejauh ini, dalam SEA Games 2017, belum ada pertandingan yang menempuh hingga babak tos-tosan.

“Saya menginginkan pertandingan cukup berjalan 90 menit saja, dan berharap rekan-rekan saya dapat mematahkan serangan. Karena, pemain mereka berbahaya jika mempunyai peluang,” tutur pemain yang pernah membela Prancis U-17 itu.

“Namun jika permainan harus berlanjut ke babak adu penalti, saya sudah siap dan akan melakukan yang terbaik,” tutupnya.

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More