Kiprah Keluarga BJ Habibie di Sepak Bola Nasional

Football5star.com, Indonesia – Indonesia berduka. Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia, Rabu (11/9/2019) pukul 18:30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebarto.

BJ Habibie dikenal sebagai Bapak Teknologi dengan capain-capaian untuk Indonesia. Saat menimba ilmu di Jerman, BJ Habibie meraih gelar doktor dengan predikat summa cumlaude di Aachen. Kejeniusan Habibie kemudian ia bawa ke Tanah Air.

Di bidang kedirgantaraan, BJ Habibie yang mempelopori berdirinya PT Dirgantara Indonesia. Sebelumnya ia juga sempat wakil direktur perusahaan penerbangan Jerman Messerschmitt-Bolkow-Blohm (MBB).

Berkat sumbangsih di bidang dirgantara Habibie memperoleh sejumlah penghargaan. Kesuksesan merumuskan Faktor Habibie membuatnya menerima penghargaan Edward Warner Award dan Award von Karman. Penghargaan tersebut setara dengan hadiah Nobel.

Pada Maret 1998, BJ Habibie terpilih menjadi Wakil Presiden RI-7 mendampingi Soeharto. Dua bulan kemudian, ia diangkat menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto.

Kiprah emas BJ Habibie juga diteruskan oleh keluarga besarnya, salah satunya lewat jalur sepak bola. Tercatat ada dua nama keluarga besar BJ Habibie yang bersumbangsih di sepak bola nasional.

Rully Habibie

Nama pertama ialah Rully Habibie, keponakan dari BJ Habibie. Ia adalah anak dari adik BJ Habibie Junus Effendi Habibie. Rully merupakan mantan CEO PSM Makassar. Rully jadi CEO PSM menggantikan Erwin Aksa.

Saat menjabat sebagai CEO PSM Makassar, Rully berada di kondisi yang tak mengenakkan. Pasalnya saat itu pentas sepak bola nasional tengah dilanda dualisme kompetisi di Indonesia yakni Liga Primier Indonesia dan Liga Super Indonesia.

Meski menjabat sebagai CEO PSM Makassar, Rully diketahui lebih banyak memberikan tugas-tugasnya kepada Sumirlan yang saat itu menjadi Direktur PSM.

tribunnews

Salah satu terobosan yang dilakukan Rully sebagai CEO ialah peluncuran PSM TV bekerja sama dengan salah satu televisi swasata nasional.

“Terima kasih atas kerjasama ini. PSM TV adalah salah satu cara kami untuk mewujudkan sepakbola mandiri. Semoga dengan kehadiran PSM TV ini, penggemar PSM di berbagai daerah bisa mengobati kerinduan mereka terhadap tim kesayangannya,” kata Rully.

Pria yang juga keponakan mantan Presiden RI BJ Habibie ini juga berharap agar kehadiran PSM TV dapat membantu memperkenalkan sepakbola di Makassar, dan sekitarnya sebagai salah satu klub sering menciptakan pesepakbola berkualitas.

Rafid Habibie

Nama yang kedua ialah anak dari Rully, Rafid Habibie. Rafid adalah salah satu bintang muda Indonesia yang sempat menjalani karier di Italia. Pada 2017 namanya sempat masuk dalam 12 pemain muda Indonesia yang berkarier di luar negeri yang dipanggil ke seleksi timnas U-19.

Pemain yang sempat berkarier di klub Serie C, Santarcangelo Calcio pernah menyampaikan kritik terkait pemain naturalisasi di Indonesia.

“Kalau buat saya sih boleh naturalisasi karena sekarang kita belum punya sistem untuk pembinaan sepakbola yang baik. Tapi naturalisasi jangan dijadikan jawaban terus menerus,” kata Rafid saat dihubungi Football5star.com

Begini Kata Cucu Habibie Pasca Adu Skill dengan Egy Maulana Vikri

Solusinya menurut Rafid harusnya PSSI lebih mengutamakan program jangka panjang untuk pemain muda. Rafid mencontohkan Thailand dan Vietnam yang level pembinaan usia mudanya lebih terkontrol dan terarah.

“Prosesnya memang lama karena memang tidak ada yang instan. Tapi jika ini dilakukan 10-20 tahun yang akan datang, saya yakin Timnas lebih maju. Yakin saya,” kata pemain yang sempat berlatih di Sporting Lisbon tersebut.

“Kita secara pembinaan bisa mencontoh fasilitas dan cara yang mereka punya. Ada berjuta anak Indonesia yang main di Indonesia. Tenang saja tidak akan habis (talenta muda Indonesia),” ucapnya.

Comments
Loading...