Kisah Calon Bintang yang Bermain di Liga Indonesia dan jadi Pecandu Kokain

Football5star.com, Indonesia – Pada 2011 lalu, klub asal Kalimantan Timur, Mitra Kukar resmi meminang pemain yang sempat digadang-gadang jadi calon bintang Inggris, Marcus Bent. Klub yang saat ini bermain di Liga 2 ini kabarnya saat itu mengontrak Bent dengan nilai kontrak mencapai RP 3 miliar.

Sayangnya Bent diputus kontrak di tengah jalan. Direksi klub berjuluk Naga Mekes menganggap kontribusi Bent tidak sesuai dengan nilai kontrak yang disodorkan. Bersama Mitra Kukar, ia hanya mencetak 4 gol dari 11 laga di ISL 2011.

Marcus Bent: Calon Bintang, Mitra Kukar dan Kokain
tempo.co

“Kami menganggap kontribusi terhadap tim kurang. Sebagai penyerang, produktivitas golnya minim. Kami sudah memutuskan kontraknya setelah dilakukan evaluasi pemain,” kata petinggi Mitra Kukar saat itu, Suwanto.

Pencinta Liga Inggris tentu tak asing dengan naam Marcus Bent. Pemain berdarah Jamaika ini sempat jadi mesin gol Sheffield United dan Ipswich Town.

Sayang karier pemain bernama asli Marcus Lecky tersebut harus jatuh berantakan karena ia terjerat dengan kokain. Bent masuk dalam lingkaran setan peredaran narkotika pada 2015.

Empat tahun setelah kontraknya diputus oleh Mitra Kukar, Bent terbukti positif menggunakan narkotika kelas A, kokain saat polisi datang ke rumahnya dan melakukan pemeriksaan.

Baru-baru ini, Bent memberanikan diri untuk mengungkap soal kisah kelam dalam hidupnya. Kepada Talksport, Bent menyebut kokain memang membuatnya paranoid.

“Saya merasa ada orang di rumah saya. Saya sangat berpikir saat itu pintu bergerak dan saya langsung menelepon 911. Ketika polisi datang, saya menyambutnya dengan pisau di tangan,” cerita Bent.

Bent mengaku menyesal harus melepas karierya di sepak bola karena kokain. Pada Januari 2019 lalu, ia juga divonis mengalami kebangkrutan.

“Begitulah pikiranku saat itu. Aku tidak percaya semua ini kurasakan. Aku memang paranoid dan ketakukan karena kokain” tutup Bent.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More