Kisah “Ronaldo Prancis” Hancurkan Kariernya di MU

Football5star.com, Indonesia – Saat Cristiano Ronaldo meninggalkan Manchester United pada 2009, ada satu pemain yang digadang-gadang bakal jadi penerusnya. Dia adalah Gabriel Obertan.

Gabriel Obertan langsung bersinar bersama Bordeaux pada usia 17 tahun. Kecepatan dari dribelnya membuat ia jadi rebutan klub-klub top Eropa. Sir Alex Ferguson pun tergoda dan membelinya seharga 3 juta dollar atau sekitar Rp 43 miliar pada 2009.

“Kami senang mendapatkan Obertan karena dia adalah prosepk menarik. Kami suka mendatangkan pemain muda dan mengembangkan mereka dan Anda akan lihat itu pada Obertan,” kata Ferguson pada The Guardian pada 2009.

Saat melakoni debutnya, Obertan langsung unjuk gigi. Tapi kemudian, pemain asal Prancis itu mengalami cedera parah dan absen lima bulan.

Pada musim pertama, Obertan cuma bermain 13 kali bersama United dan tak mencetak gol. Musim keduanya juga tak lebih baik dan ia makin terpuruk.

“Obertan berlari terlalu cepat. Tapi ketika berada di sepertiga akhir lapangan, dia tak tahu harus berbuat apa. Dia harus mengkoordinasikan otak dan kakinya untuk membuat perbedaan,” ucap Ferguson dalam autobiografinya pada 2013.

Gabriel Obertan manchester united shoot.co.uk
shoot.co.uk

Sang pemain kemudian pindah ke Newcastle United. Sialnya, ia terlalu sering cedera dan gagal bersinar bersama The Magpies.

Obertan lalu melanjutkan kariernya di Anzhi Makhachkala, Wigan Athletic, Levski Sofia dan BB Erzurumspor. Hingga sekarang, di usia 31 tahun, Obertan tak pernah berhasil memenuhi ekspektasi orang-orang kepadanya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More