Kisruh Totti-Spalletti, Perdana Menteri Italia Ikut Angkat Bicara

Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi, ikut-ikutan bicara soal kisruh yang tengah terjadi di AS Roma. Kisruh itu melibatkan pelatih Luciano Spalletti dan kapten tim Francesco Totti.

Renzi menyebut situasi yang tengah terjadi di klub ibukota Italia itu sangat rumit. Namun, dia tak mau membahas lebih dalam soal perselisihan yang terjadi di antara Spalletti dan Totti.

Perselisihan keduanya muncul karena Totti jarang dimainkan Spalletti. Pemain 39 tahun itu kesal dengan pelatihnya, sebaliknya Spalletti menuding Totti minta diperlakukan spesial.

Kisruh yang terjadi di antara Spalletti dan Totti telah membuat banyak pihak berkomentar. Tak hanya dari dunia sepak bola, kini seorang perdana menteri pun akhirnya angkat bicara.

“Ceritanya benar-benar rumit. Jika anda tinggal di Roma, anda bakal sadar bahwa yang terjadi antara kapten tim dan pelatih sangat rumit. Tidak ada orang yang berhak membahas soal itu. Terlebih mereka yang tidak terkait langsung dengan klub tak layak memberikan penilaian,” bilang Renzi.

“Saya seorang diplomat, jadi harusnya saya tidak bicara terlalu banyak soal Roma. Tidak peduli apa jawaban saya, situasinya akan tetap sulit. Namun, marilah segera beranjak,” tambah dia.

Sejak Spalletti kembali melatih Roma, Januari lalu, Totti baru dimainkan dalam dua laga. Bahkan, jika dihitung secara menit bermain, Totti baru main selama 33 menit sejak Spalletti tiba.

Comments
Loading...