Klopp Beberkan Pemicu Laga Liverpool vs Leicester Berakhir Ricuh

Football5star.com, Indonesia – Manajer asal Jerman, Juergen Klopp, membeberkan pemicu pertandingan Liverpool vs Leicester City berakhir ricuh. Laga yang berlangsung di Stadion Afield, Sabtu (5/10) itu memang berujung keributan antarpemain dari kedua kubu.

Keributan bermula dengan perang mulut antara pemain Leicester, Ayoze Perez, dan bek Liverpool, Andrew Robertson. Insiden itu pecah saat wasit meniup peluit tanda akhir laga, tak lama setelah Liverpool mencetak gol kemenangan melalui eksekusi penalti James Milner.

Brendan Rodgers - Liverpool - Leicester - Daily Mail

Drama pada laga Liverpool vs Leicester berlanjut meski pertandingan dinyatakan selesai. Kericuhan pecah melibatkan beberapa pemain dari kedua kubu. Kamera televisi menampilkan momen ketika pemain Leicester, Ayoze Perez, terlibat adu mulut dengan bek Liverpool, Andrew Robertson.

Menurut Manajer Leicester, Brendan Rodgers, Ayoze Perez tersulut emosinya akibat aksi selebrasi kemenangan Andrew Robertson. Dalam meluapkan kegembiraan, Robertson disebut sampai mendorong Perez. Alhasil, Perez pun geram dan coba membalas.

Sejumlah pemain dari kedua tim coba melerai hingga ada yang ikut dalam perdebatan. Termasuk James Milner, Adam Lallana, dan Virgil van Dijk di kubu Liverpool, lalu Jamie Vardy dari Leicester, dan beberapa nama lain.

Liverpool-vs-Leicester-Berakhir-Ricuh-Ternyata-Ini-Penyebabnya-Ayoze-Perez-vs-Andrew-Robertson-1-GettyImages
Getty Images

“Andy Robertson melakukan perayaan setelah peluit tanda akhir pertandingan ditiup, dan dia mendorongnya (Ayoze Perez). Dia (Robertson) mungkin tak menduga itu. Namun, hal itu membuat lawan jengkel,” urai Juergen Klopp menjelaskan penyebab insiden pada akhir laga Liverpool vs Leicester.

Kericuhan sempat mereda sampai akhirnya semua pemain meninggalkan lapangan pertandingan. Namun, aksi adu mulut terus berlanjut sepanjang perjalanan di lorong menuju ruang ganti.

Akibat aksi Robertson pada akhir laga Liverpool vs Leicester itu, Ayoze Perez terlusut emosinya. Namun, Manajer Leicester, Brendan Rodgers, tak menganggap serius insiden tersebut.

“Dia (Perez) mungkin tidak menduga (itu). Dia jelas kesal dan itu menyebabkan sedikit huru-hara. Tapi sebenarnya tidak ada apa-apa,” ucap Rodgers seperti dikutip Football5star.com dari Metro.co.uk.

Comments
Loading...