Klopp: Sedetik Pun, Saya Tidak Mau Seperti Pelatih Villarreal

Liverpool berhasil melaju ke final Liga Europa setelah menundukkan Villarreal dengan skor 3-0 dalam laga leg kedua semifinal, Jumat (6/5). Pertandingan itu diwarnai ketegangan antara manajer The Reds, Juergen Klopp, dengan Marcelino Garcia Toral yang menangani tamunya. Hal itu membuat Klopp kehilangan respek terhadap Marcelino.

Laga Liverpool versus Villarreal berjalan keras. Wasit Viktor Kassai sampai harus mengeluarkan lima kartu kuning dan satu kartu merah untuk pemain The Yellow Submarine, Victor Ruiz. Tensi tinggi di lapangan itu rupanya berdampak ke dua pelatih masing-masing tim. Akibatnya Klopp dan Marcelino sempat bersitegang.

Kejadian ini bukan hal baru. Pada laga leg pertama di Stadion El Madrigal pekan lalu, Klopp juga sempat bersitegang dengan Marcelino.

Usai laga, Four Four Two melaporkan bahwa Klopp ditanyai tentang Marcelino. Manajer asal Jerman ini pun tak ragu memanfaatkan kesempatan itu untuk “menyerang” Marcelino. Klopp berkata, “Dalam hidupku, sedetik pun, saya tidak mau menjadi seperti dia.”

Kendati menyindir, Klopp tetap berusaha memperlihatkan sikap sportif. Hal itu terlihat dengan menyatakan bahwa Marcelino bukanlah pelatih kacangan. “Dia adalah pelatih hebat,” ujar Klopp.

Berkat kemenangan 3-0 di Stadion Anfield, Liverpool unggul agreat 3-1 atas The Yellow Submarine untuk mendapatkan tiket ke final Liga Europa musim 2015-16. Sebelumnya, dalam laga leg pertama di markas Villarreal, The Reds menyerah kalah 0-1.

Comments
Loading...