Klub Inggris Akui Peran Pengusaha Indonesia di Tengah Pandemi Corona

Football5star.com, Indonesia – Klub Inggris, Tranmere Rovers
mengakui peran dan kontribusi dari penguasaha Indonesia di tengah pandemi corona saat ini. Menurut pihak klub, pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Grup Santini banyak melakukan usaha untuk tim.

“Luki dan Wandi, mitra kami dari Indonesia berkomitmen untuk kami mengatasi masalah dengan lapangan pertandingan. Mereka juga sepakat untuk melakukan investasi untuk meningkatkan kualitas tim,” kata presiden klub, Mark Palios seperti dikutip dari halaman resmi Tranmere Rovers, Senin (1/6/2020).

Klub Inggris Akui Peran Pengusaha Indonesia di Pandemi Corona
tranmererovers.co.uk

Palios juga memberikan penghargaan tahunan ‘The Not End of Season’ atas komitmen investor asal Indonesia tersebut meskipun kondisi saat ini yang penuh ketidakpastian akibat pandemi corona.

Dikutip dari berbagai sumber, anak dari penguasa ternama Indonesia, Sofjan Wanandi, Emmanuel Lestarto Wanandi, A Lukito Wanandi dan Paulus Witarsa Wanandi pada September 2019 memiliki saham di Tranmere Rovers.

Saat memiliki saham klub, pengusaha Indonesia itu langsung menyuntikan dana untuk Tranmere Rovers. Kabarnya, pendanaan awal dari Santini Group akan digunakan untuk beberapa proyek yang dijalankan oleh Tranmere. Mulai dari penguatan sinyal Wi-fi di stadion, serta pengembangan kawasan akademi klub.

Tidak hanya itu, Santini Group juga akan membantu Tranmere untuk mengembangkan sayapnya di pasar internasional, termasuk di Asia. Hal ini untuk menambah nilai klub tersebut secara global.

Sementara itu, Lukito Wanandi mengakui bahwa ia dan saudaranya memang memikiki komitmen untuk mengembangkan tim ini.

“Santini Group berkeinginan untuk berkontribusi kepada klub guna meningkatkan kualitas klub kendati terjadi kekacauan saat ini. Kami tentu menantikan pertandingan kembali berlangsung dan bertemu para penggemar,” kata Luki.

Tranmere Rovers yang berlokasi di Merseyside saat ini berkompetisi di kasta ketiga Liga Inggris. Sayangnya klub yang dilatih oleh Micky Mellon ini sebelum liga dihentikan karena pandemi corona berada di zona degradasi ke EFL League Two atau kompetisi kasta keempat Liga Inggris.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More