Klub Inggris Tolak Rencana Perubahan Format Liga Champions

Football5star.com, Indonesia – Format Liga Champions kabarnya akan mengalami perubahan secara radikal alias besar-besaran. Perubahan itu nantinya akan menuju format kompetisi yang lebih besar dan melibatkan banyak klub Eropa.

Dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Jumat (13/12/2019) nantinya format Liga Champions baru tersebut akan melibatkan 32 tim yang akan bertarung di babak penyisihan grup. Selain itu, ada format yang nantinya akan memainkan 10 pertandingan melawan 10 klub berbeda.

gettyimages

Nantinya setelah 10 pertandingan tersebut, delapan tim peringkat tertinggi akan lolos ke babak 16 besar. Klub yang finish di posisi kesembilan klasemen liga di Eropa nantinya akan menjalani babak play off untuk bisa lolos juga ke babak 16 besar.

Namun tak seperti turnamen saat ini, seluruh tim nantinya akan dibagi menjadi empat grup, masing-masing terdiri atas delapan tim. Empat tim peringkat teratas dari tiap grup akan lolos ke 16 besar, sedangkan empat tim terbawah di tiap grup akan otomatis terdegradasi ke Liga Europa.

Tim peringkat enam dan tujuh dari masing-masing grup akan bermain di laga play off untuk menghindari degradasi. Tim yang kalah di babak play off nantinya akan ikut terdegradasi ke Liga Europa di musim berikutnya. Jadi nantinya akan ada delapan tim yang terdegradasi. Pembagian grup dengan format baru akan membuat lebih banyak pertandingan di babak penyisihan, yakni mencapai 14 laga.

Akan tetapi perubahan format tersebut kabarnya tidak mendapat persetujuan dari klub Liga Inggris. Otoritas Premier League akan berusaha menentang usulan tersebut karena menganggap perubahan format tersebut hanya untuk terciptanya Liga Super Eropa.

Asosiasi Klub Eropa, ECA kabarnya menjadi kelompok yang mendukung perubahan format Liga Champions di tahun-tahun mendatang. ECA kabarnya tengah melakukan lobi-lobi ke sejumlah klub Eropa untuk setuju adanya perubahan tersebut.

Kabarnya usulan perubahan format ini akan mencapai tenggat waktu pada 2021. Nantinya ECA berharap UEFA bisa menerapkan format baru Liga Champions pada musim 2024-25 dan seterusnya.

Liga ChampionsUEFA