Klub Liga 2 Kecewa Seperti Dianaktirikan oleh PSSI dan PT LIB

Football5Star.com, Indonesia – Klub-klub Liga 2 merasa kecewa karena seperti dianaktirikan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Hal itu dituturkan oleh Persiba Balikpapan yang menyebut klub Liga 2 minim perhatian.

Ketua Umum Persiba, Gede Widiade, memyebut kalau PSSI dan PT LIB tak terlalu memikirkan nasib klub Liga 2. Dia bahkan bilang kalau operator dan PSSI tak serius untuk melanjutkan kompetisi kasta kedua karena tak ada komunikasi sampai saat ini.

“Manager meeting tidak pernah dan regulasi sampai sekarang belum jelas. Apalagi jadwal juga belum ada. Padahal dari awal sudah memastikan Oktober lanjut,” kata Gede Widiade, dikutip dari Kaltim Post.

Dua Hal Ini Harus Diperhatikan LIB Soal Masa Depan Kompetisi

“Kalau saya memang lebih cenderung dihentikan. Kalau nanti sampai akhir tahun kondisi reda, bisa saja dibuat turnamen sebagai gantinya,” sambung mantan Dirut Persija Jakarta itu.

Liga 2, kata Gede Widiade, jua mendapat perlakuan yang berbeda. Menurutnya karena Liga 2 bukan kompetisi yang utama, jadi dinilai tak memiliki daya tarik.

“Sebenarnya ada saja yang mau jadi sponsor Liga 2, tapi karena mainnya kita selalu hari kerja ya susah. Siapa mau menonton Senin jam 4 sore,” papar dia.

Makanya, para kontestan Liga 2 termasuk Persiba Balikpapan sempat mengusulkan adanya operator sendiri untuk menangani kompetisi selain PT LIB. Tapi memang menurutnya hal itu snagat sulit dilakukan.

“Makanya selama ini klub Liga 2 kan memang tak punya power untuk menentukan nasibnya. Hanya sebagian kecil yang saya lihat sudah mengarah ke modern. Seperti PS Hizbul Wathan yang owner-nya bisa diajak membahas hal seperti ini,” tutup Gede Widiade.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More