Kombinasi Pemain Muda dan Senior Bikin Pertahanan Persija Akan Sukar Ditembus

Football5Star.com, Indonesia – Lini belakang Persija Jakarta berjanji akan membungkam kritik karena disebut banyak diisi oleh pemain tua. Mereka bahkan mengaku sudah sangat siap melanjutkan Liga 1 2020 yang dilanjutkan per Oktober nanti.

Musim ini, barisan pertahanan Macan Kemayoran faktanya memang dihuni banyak pemain yang sudah tak lagi muda. Sebut saja Ismed Sofyan (41), Otavio Dutra (36), Marco Motta (34), Maman Abdurrahmah (38), hingga Tony Sucipto (34).

Kendati memang masih ada beberapa pemain muda, semisal Ryuji Utomo (25), Resky Fandi, Hamra Hehanusa (21), Alfath Fathier (24), Rezaldi Hehanusa (24), hingga pemain muda M Alif yang masih berusia 22 tahun. Sebenarnya kombinasi itu bisa membuat lini pertahanan Persija akan sukar ditembus.

Bek senior Persija, Maman Abdurahman, menyebut kalau lini pertahanan saling melengkapi. Makanya, mereka siap membungkam para pengkritik.

Persija/Instagram

“Memang ada yang meragukan bek Persija namun menurut saya komposisi yang kita miliki di lini pertahanan sangat lengkap. Seluruh pemain memiliki kelebihan masing-masing. Prinsip saya, siapapun yang akan tampil harus didukung 100 persen,” ungkap Maman Abdurrahman dalam laman resmi klub.

Maman bahkan menyebut sektor belakang telah siap tempur menghadapi kompetisi setelah melalui serangkaian program latihan. Gabungan pemain muda dan senior justru akan sangat bagus buat Macan Kemayoran.

“Persiapan saat ini cukup baik. Seluruh pemain mengalami perkembangan yang baik termasuk lini pertahanan. Mental dan kepercayaan diri pun sudah bisa dikatakan siap,” tutup Maman.

Maman AbdurrahmanPersija Jakarta