Komdis PSSI: Persija Didenda Rp 45 Juta, PSIM 2 Bulan Tanpa Penonton

Football5Star.com – Komite Disiplin (Komdis) PSSI mmenelurkan beberapa keputusan tegas menanggapi berbagai peristiwa di Liga 1 maupun Liga 2. Mereka mendenda Persija Jakarta hingga menjatuhkan hukuman berat ke PSIM Yogyakarta.

Persija mendapatkan denda lantaran adanya pelemparan botol saat menjamu Semen Padang FC di Stadion Patriot, Bekasi, 16 Oktober lalu, Mereka akhirnya didenda Rp 45 juta oleh Komdis PSSI.

Denda dengan nilai serupa jua dijatuhkan kepada Semen Padang. Mereka dihukum dengan hal yang sama, yakni pelemparan botol kala Semen Padang menjamu Madura United, 20 Oktober lalu.

Pernyataan Suporter PSIM Terkait Kerusuhan di Laga Kontra Persis Solo

Hukuman berat dirasakan oleh PSIM usai melawan Persis Solo. Mereka mendapatkan hukuman tegas dari Komdis PSSI. Mereka dilarang disaksikan penonoton dalam dua bulan partai kandang pada kompetisi 2020 dan denda Rp 100 juta.

Hal itu setelah Komdis PSSI menilai oknum suporter PSIM sudah bertindak di luar batas. Mereka melakukan pelemparan, masuk ke lapangan, dan memukul wartawan.

Dalam rilisnya, Komdis PSSI total memberikan 18 keputusan. Berikut Hasil Sidang Komdis PSSI 25 Oktober:

Persija Jakarta

  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Persija Jakarta vs Semen Padang FC
  • Tanggal kejadian: 16 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
  • Hukuman: Denda Rp. 45.000.000

Semen Padang FC

  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Semen Padang FC vs Madura United FC
  • Tanggal kejadian: 20 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
  • Hukuman: Denda Rp. 45.000.000

Persibat Batang

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSPS Riau vs Persibat Batang
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
  • Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

Persibat Batang

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSPS Riau vs Persibat Batang
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran : Tim Persibat Batang tidak melamjutkan pertandingan
  • Hukuman: kalah 0- 3, pengurangan poin 9, dan denda Rp. 250.000.000

Ofisial PSPS Riau, Sdr. Haris Hami

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSPS Riau vs Persibat Batang
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Menanduk pemain Persibat batang
  • Hukuman: Larangan duduk di bench dan masuk ruang ganti sebanyak 4 (empat) pertandingan

Ofisial Persibat Batang, Sdr. Eko Junianto

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSPS Riau vs Persibat Batang
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Memukul wasit
  • Hukuman: Larangan beraktifitas di sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan

PSPS Riau

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSPS Riau vs Persibat Batang
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Pelemparan botol dan penyalaan flare
  • Hukuman: Denda Rp. 37.500.000

Persiraja Banda Aceh

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
  • Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

Persiraja Banda Aceh

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSMS Medan vs Persiraja Banda Aceh
  • Tanggal kejadian: 17 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Bersama-sama mengerubungi, mendorong wasit hingga jatuh
  • Hukuman: Denda Rp. 75.000.000

PSCS Cilacap

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSCS Cilacap vs PSGC Ciamis
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb dan turun ke dalam lapangan
  • Hukuman: Denda Rp. 37.500.000

PSMS Medan

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSMS Medan vs Aceh Babel United FC
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Penyalaan flare
  • Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

Pemain Perserang Serang, Sdr. Ilham Zusril

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Cilegon United FC vs Perserang Serang
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif dan melanggar fair play
  • Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan

Cilegon United FC

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Cilegon United FC vs Perserang Serang
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Penyalaan smoke bomb dan terlibat keributan dengan suporter lawan
  • Hukuman: Larangan masuk bagi supporter Perserang Serang pada saat 2 kali pertandingan
    home dan 2 kali pada pertandingan away.

Perserang Serang

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Cilegon United FC vs Perserang Serang
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Terlibat keributan dengan suporter lawan
  • Hukuman: Larangan masuk bagi supporter Perserang Serang pada saat 2 kali pertandingan
    home dan 2 kali pada pertandingan away.

PSIM Jogja

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSIM Jogja vs Persis Solo
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran : Suporter melakukan pelemparan, masuk ke lapangan dan memukul wartawan (photografer)
  • Hukuman: Larangan tanpa penonton selama 2 (dua) bulan pada saat laga home pada musim
    kompetisi 2020 dan denda Rp. 100.000.000

Pemain PSIM Jogja, Sdr. Raymond Ivantonius

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSIM Jogja vs Persis Solo
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Memukul pemain lawan
  • Hukuman: Larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan

Pemain PSIM Jogja, Sdr. Achmad Hisyam

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSIM Jogja vs Persis Solo
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Menendang pemain Persis Solo dan mengintimidasi wartawan (photografer).
  • Hukuman: Larangan beraktivitas sepak bola di lingkungan PSSI selama 5 (lima) tahun

Pemain PSIM Jogja, Sdr. Aldaier Makatindu

  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: PSIM Jogja vs Persis Solo
  • Tanggal kejadian: 21 Oktober 2019
  • Jenis pelanggaran: Mengintimidasi wartawan (photografer)
  • Hukuman: Teguran Keras
Comments
Loading...