Kompetisi Sepak Bola di Satu Kota Jadi New Normal di Liga Peru

Football5Star.com, Indonesia – Tatanan kehidupan baru setelah pandemi Virus Corona atau yang lebih sering disebut new normal menuntut inovasi. Dalam bidang sepak bola, sebuah inovasi menarik dibuat Federacion Peruana de Futbol (FPF). Bila Liga Peru bergulir lagi, kompetisi hanya digelar di satu kota, yakni Lima.

Hingga saat ini, belum ada kepastian soal guliran kembali kompetisi Liga Peru. Namun, FPF telah mendapatkan persetujuan terkait protokol yang digunakan pada kompetisi nanti. Selain tanpa penonton, semua pertandingan digelar di Lima, ibu kota negeri itu.

Seperti halnya Jakarta di Indonesia, Lima di Peru bukan hanya kota, melainkan sebuah provinsi. Bahkan, provinsi ini terbagi ke dalam 42 distrik. Luas daerahnya pun 2.672 km persegi. Jadi, tak perlu heran bila Liga Peru akhirnya dipusatkan di sini.

Semua laga Liga Peru akan digelar di Lima saat kompetisi kembali bergulir nanti.
andina.pe

“Kompetisi akan terpusat di Lima. Putusan itu sudah final,” kata Agustin Lozano kepada Movistar Deportes seperti dikutip Football5Star.com dari Infobae. “FPF dan Liga 1 telah memutuskan bahwa tak ada langkah yang boleh membahayakan kesehatan semua pihak yang membangun sistem sepak bola.”

Putusan menggelar kompetisi secara terpusat di satu kota tidak dibuat sepihak. Agustin Lozano mengatakan, hal itu diputuskan setelah berdiskusi dengan perwakilan 20 klub dan mendengar masukan dari otoritas kesehatan Peru. Salah satunya untuk menghindari perjalanan udara terus-menerus yang berisiko tinggi untuk penularan Virus Corona.

Pemilihan Lima pun punya dasar kuat. Sebagai ibu kota negara, Lima punya fasilitas lengkap, terutama menyangkut kapasitas hotel dan tempat latihan yang memenuhi syarat. Nantinya, laga-laga Liga Peru akan digelar di 12 venue, termasuk di Trujillo dan Piura yang paling terdampak pandemi Virus Corona.