Kondisi 20 Pemain Indonesia yang Berada di Kampung Halaman Luka Modric

Football5star.com, Indonesia – Pada akhir Oktober lalu, sebanyak 20 pemain asal Indonesia yang tergabung di Vamos Indonesia berangkat ke Zadar, Kroasia untuk menjalani menimba ilmu sepak bola di negara Luka Modric tersebut.

Vedran Jese, mantan pemain NK Zagreb dan Dinamo Zagreb yang menjadi penghubung para pemain ini di Krosia mengakui bahwa para pemain Indonesia tersebut akan berada di negaranya hingga Mei 2021.

Kondisi 20 Pemain Indonesia yang Berada di Kampung Halaman, Luka Modric
24sata

“Jujur saya mengerjakan proyek ini selama satu tahun ke belakang. Semua pemain yang datang merupakan bagian dari Vamos Indonesia. Sebelum datang ke Krosia, mereka berlatih di Spanyol. Mereka akan berada di sini sampai Mei tahun depan,” ucap mantan pemain timnas Krosia tersebut seperti dikutip Football5star.com dari Trazim.com, Senin (23/11/2020).

“Di Indonesia, mereka banyak berinvestasi dalam sepak bola, negara itu memiliki penduduk 270 juta jiwa dan tujuan mereka adalah membuat para pemainnya berkembang di Eropa. Mengapa mereka di bawa ke Zadar? Sederhana saja karena tempat ini adalah kampung halaman Luka Modric,” tambah Jese.

Dikatakan oleh Jese, sejumlah pemian Indonesia itu saat ini bermain di sejumlah tim Kroasia. Ada empat tim asla Kroasia yang dituju oleh ke-20 pemain Indonesia tersebut.

“Enam diantaranya bermain untuk HNK Zadar (Reva, Aditya, Dimas, Rivaldo, Lintang, dan Fairuz), lalu enam lagi di NK Arbanasi (Vigo, Rahmat, Rere, Fariz, Rizal, Genta). Tujuh lainnya di HNK Dalmatinac Crno (Dennish, Nadhif, Fafa, Teguh, Afif, Aan, Affa). Sedangkan yang tertua ada di Primorac (Reza),”

“Mereka semua adalah pemain yang lahir antara 2001 dan 2003. Hanya satu yang tertua lahir pada 200. Mereka semua menikmati proses di sini, mereka belajar bahasa Kroasia dan ingin membuktikkan bisa diterima di komunitas,” tambahnya.

Selama berada di kampung halaman Luka Modric tersebut, ke-20 pemain tersebut menurut Jese berlatih dua kali sehari, mendapat pelatihan di gym, mendapat perhatian dari ahli gizi, serta mendapat bimbingan psikolog olahraga.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More