Konfirmasi Indra Sjafri kepada Sekjen PSSI Soal Sandy Walsh

Football5Star.com, Indonesia – Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri, sempat ditanya oleh Sekjen, Yunus Nusi terkait Sandy Walsh. Dijelaskan Yunus, kalau Indra menyebut Sandy harus mengikuti aturan dari FIFA.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sandy Walsh saat diwawancarai media asing bilang kalau PSSI bakalan segera bersua FIFA Januari 2021. Pertemuan itu, disebutnya menjadi salah satu syarat untuk naturalisasi dirinya.

Pelaksana Tugas Sekjen PSSI, Yunus Nusi, sempat menanyakan soal Sandy Walsh kepada Indra Sjafri sebagai titik terangnya. “Sebentar, saya tanya Coach Indra dahulu ya,” kata Yunus ketika dikonfirmasi oleh Football5Star.com.

sandy walsh Lamaran PSSI Ditolak Pemain Keturunan Indonesia, Lebih Pilih Belanda Dua Klub Liga 1 Ini Bakal Wakili Indonesia Kompetisi Asia? Football5Star.com, Indonesia - PSSI buka suara soal wakil Indonesia pada kompetisi Asia musim depan. Ada kemungkinan besar dua klub, yakni PSM Makassar dan Bali United akan ditunjuk mewakili Liga 1. Seperti diketahui, memang PSSI harus segera menyetor klub-klub yang akan maju bertarung pada kompetisi Benua Kuning. Harusnya, wakil yang akan ke sana adalah yang tampil istimewa pada Liga 1 2020. Akan tetapi, diketahui kalau Liga 1 2020 juga nasibnya masih belum jelas. Kompetisi sepak bola Indonesia itu direncanakan baru akan berlanjut pada Februari 2021. Hal itu jelas bikin PSSI harus berkoordinasi dahulu untuk menentukan dua slot yang akan mewakili Indonesia di pentas Asia. "AFC meminta batas waktu penyampaian tentang itu (perwakilan klub) tanggal 22 Desember 2020. Nanti akan diputuskan lagi dalam rapat Exco," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat dihubungi awak media. Bali United yang berstatus juara Liga 1 2019 dan PSM Makassar sebagai kampiun Piala Indonesia besar kemungkinan akan ditunjuk. Karena, bukan kali ini saja Indonesia menunjuk wakil dari juara musim lalu. Saat kompetisi Indonesia vakum 2016 lalu, PSSI sempat menunjuk Persib Bandung dan Persipura Jayapura di AFC Cup 2017. Namun, karena keteledoran PSSI yang terlambat mendaftarkan keduanya kala itu, alhasil Indonesia tanpa wakil pada kompetisi Asia. Hal ini jelas harus menjadi pelajaran PSSI. Berhubung kompetisi juga belum bisa lanjut, besar kemungkinan Bali United dan PSM yang akan kembali mentas di Asia. Apalagi, keduanya gagal menyelesaikan kompetisi musim 2020 karena dihentikan AFC akibat pandemi COVID-19. Liga 1 2020 Dilanjutkan Februari, Pakai Format Baru?

Indra Sjafri lantas menyebut kalau PSSI sebenarnya mengikuti aturan dari FIFA terkait proses naturalisasi pemain. Selain FIFA, tentu ada undang-undang yang mengatur itu semua.

“Jadi coach Indra bilang beritanya enggak benar. FIFA sudah ada panduan dan regulasi buat naturalisasi. Jadi nggak perlu ketemu FIFA,” beber Yunus Nusi soal jawaban Indra Sjafri.

Pernyataan Sandy sendiri bikin Indra Sjafri bingung. Dia menyebut kalau PSSI tak harus bertemu dengan FIFA untuk membahas calon pemain naturalisasi. Karena menurutnya, itu semua sudah ada aturannya.

“Kok harus bertemu FIFA? Kan sudah ada aturan buat naturalisasi dari FIFA. Jadi kalau ada yang akan naturalisasi, ya ikuti saja aturan itu. Jadi enggak harus ketemu FIFA,” ungkap Indra Sjafri saat dihubungi Football5Star sebelumnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More