Kongres FIFA Digelar Virtual, Bahas Kompetisi yang Diubah Format

Football5Star.com, Indonesia – Kongres FIFA baru saja digelar untuk pertama kali melalui virtual dan menghasilkan beberapa keputusan yang penting. Salah satu yang dibahas ialah soal amandemen statuta FIFA dan rencana mengubah format kompetisi yang tertunda di tengah pandemi COVID-19.

Bahkan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam kongres tersebut dikutip dari laman resmi PSSI memuji keputusan Dewan FIFA pada bulan Juni lalu untuk menyediakan dana hingga 1,5 miliar USD. Sebagian besar dana itu dikeluarkan dari cadangan keuangan FIFA.

“FIFA tidak sedang menghadapi krisis, tetapi sepak bola adalah Uang dan uang harus untuk membantu sepak bola,” kata Infantino yang dikutip oleh PSSI.

Kongres FIFA Digelar Virtual, Bahas Kompetisi yang Diubah Format

Selain itu Kongres juga menyetujui dua amandemen peraturan. Sejalan dengan situasi global baru, Statuta FIFA dan Tata Tertib Kongres diubah untuk memungkinkan pertemuan Kongres FIFA yang akan datang diadakan dari jarak jauh atau virtual.

Tentu dengan efek pandemi COVID-19 yang sangat berakibat ke ranah sepak bola, Infantino jua berkomentar. Dia prihatin banyak turnamen-turnamen besar yang harus ditunda, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Saya prihatin dan ini jelas merupakan masalah nyata, terutama jika pandemi tidak berhenti atau mereda, atau kami tidak mulai bermain dengan cara normal,” kata Gianni Infantino dalam kongres FIFA secara virtual.

Selain penundaan waktu penyelenggaraan, pandemi covid-19 yang berkepanjangan kemungkinan juga akan membuat FIFA melakukan penyesuaian format turnamen. Tapi semuanya masih harus terlebih dahulu dibahas oleh komite kompetisi FIFA.

“FIFA membuka kemungkinan untuk menggelar tambahan pertandingan internasional pada Januari 2022. Pertandingan ini sebagai pengganti pertandingan yang tertunda atau dibatakalkan akibat COVID-19,” tutup Infantino.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More