Kontruksi Digerogoti Korupsi, Renovasi GBLA Butuh Rp 211 Miliar

Football5Star.com, Indonesia – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kini seolah menjadi candi besar yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat. Bagaimana tidak, terhitung sudah satu tahun lebih Stadion GBLA jauh dari hingar bingar helatan sepak bola besar.

Terakhir, Stadion GBLA dipakai pada saat Persib Bandung bertanding kontra Persija Jakarta pada Liga 1 2018 lalu. Setelahnya, konstruksi stadion dinyatakan bermasalah terutama di bagian tribun yang disebut mengalami penurunan kontruksi.

Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Muhammad Farhan menjelaskan bahwa permasalahan Stadion GBLA memang sudah salah sejak awal. Utamanya pada kontruksi bangunan yang banyak dikorupsi dan tidak menggunakan bahan juga rencana secara benar.

Kontruksi Banyak Dikorupsi, Renovasi GBLA Membutuhkan Rp 211 Miliar
Media Indonesia

Hal itu ia ungkapkan lantaran dirinya pernah melakukan survei saat menjadi Direktur Marketing dan Promosi PT Persib Bandung Bermartabat (2009-2015) selaku.

“Secara teknis PT. PBB pernah sudah melakukan survei, dan memang kontruksinya banyak di korupsi. Kursi yang dipakai bukan yang sebenarnya. Jadi bagian kursi pun banyak di korupsi,” ujar Farhan, seperti dikutip Football5Star.com dari laman PRFM News.

Farhan pun menyebut bahwa GBLA harus dibangun ulang dengan beberapa perbaikan di berbagai sektor. Ia juga memperkirakan bahwa biaya renovasi bisa mencapai angka 15 Juta Dollar atau sekitar Rp 211 Miliar.

Kedepannya, Farhan berharap agar pihak pemerintah bisa bekerjasama dengan swasta untuk perbaikan GBLA.

“Karena banyak dikorupsi jadi harus dipasang tiang dengan kawat baja yang ditanam. Butuh dana sekitar 15 juta dollar. Darimana dananya? yang punya uang segitu ya swasta,” tuturnya.