Krisis Keuangan di Tengah COVID-19, Klub Egy Maulana Vikri Lakukan Aksi Tak Biasa

Football5star.com, Indonesia – Pandemi virus corona yang menyebar di seantero Eropa membuat Lechia Gdansk kian terpojok. Pasalnya, klub Egy Maulana Vikri tersebut tengah berada dalam kondisi krisis keuangan.

Krisis keuangan membuat Lechia Gdansk menunggak gaji para pemainnya sejak tahun lalu. Bahkan, sebagian pemain sudah memutuskan hengkang. Kini, kondisi diperparah dengan diberhentikannya kompetisi akibat pandemi virus corona atau COVID-19.

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Stadion Energa - Newspix

Alhasil, Lechia Gdansk kian terpojok. Upaya meraup pemasukan dari pertandingan kandang di stadion harus terhenti. Kondisi yang membuat klub Egy Maulana Vikri tersebut harus memutar otak dan melakukan aksi yang tak biasa.

Salah satu cara adalah dengan menjual 40.000 tiket virtual kepada para suporter melalui kapanye #ZapamyamyStadion. Hebatnya, dalam kurun sehari sudah 1.000 tiket terjual. Masing-masing tiket dihargai 10 PLN atau tak lebih dari 40.000 rupiah.

“Karena penyebaran coronavirus dan penangguhan pertandingan, setiap klub olahraga merasakan situasi sangat sulit. Tidak ada bedanya dengan Lechia. Itulah sebabnya kami mengandalkan bantuan Anda dan dukungan aktif dari kampanye #ZapamyamyStadion,” bunyi pernyataan Lechia Gdansk dikutip Football5tar.com dari laman klub.

“Kami tahu bahwa kelompol pendukung Gdańsk adalah kekuatan kami yang luar biasa dan pemain ke-12. Pada titik ini, kami membutuhkan dukungan Anda lebih dari sebelumnya. Jadi, kami berharap Anda akan memenuhi Stadion Energa,” sambung pernyataan Lechia.

Bisa Pecahkan Rekor Penjualan Tiket Lechia Gdansk

Egy Maulana Vikri Rafal Wolski Lechia Gdansk - eurosport.tvn24.pl

Harapan Lechia Gdansk tak cuma meraup pemasukan dari penjualan tiket virtual. Dengan dijualnya 40.000 tiket virtual, Lechia memungkinkan memecahkan rekor penjualan tiket sekaligus jumlah penonton pada laga kandang.

Pada Maret 2017, klub yang dibela Egy Maulana Vkri sejak dua musim terakhir itu meraup rekor penjualan tiket tertinggi. Yakni ketika melawan Legia Warszawa di Stadion Energa, sebanyak 37.220 penonton.

Setiap pembeli pun akan mendapatkan voucher tiket menonton pertandingan Lechia Gdansk di Stadion Energa saat kompetisi digulirkan kembali. Tentunya dengan cuma-cuma alias gratis.

“Tentu saja tidak ada batasan dan Anda dapat membeli berapaa saja tiket. Setiap pembeli akan menerima voucher, dapat ditukar tanpa biaya tambahan, untuk pertandingan apa pun musim ini atau mendatang. Sangat layak membantu Lechia sekarang, juga karena tiket untuk tribun reguler harga aslinya 15 hingga 55 zlotys,” bilang juru bicara Lechia Gdańsk, Michal Żurawski.

Bagi pendukung Egy Maulana Vikri di Indonesia pun bisa membantu untuk membeli tiket virtual. Penjualan tiket berlaku sampai 26 Maret 2020 dan bisa diakses di situs resmi lechia.pl atau aplikasi tiket resmi klub.