Kroos: Pemecatan Lopetegui Kekalahan Terbesar Kami

Football5star.com, Indonesia – Toni Kroos, gelandang Real Madrid, merasa prihatin oleh pemecatan entrenador Julen Lopetegui yang baru bertugas selama empat bulan. Dia bahkan menilai pemecatan tersebut sebagai kekalahan terbesar bagi para penggawa Los Blancos musim ini.

Kroos mengungkapkan keprihatinannya sehari setelah manajemen Madrid melengserkan Lopetegui dan mengangkat Santiago Solari sebagai pelatih sementara. Hal tersebut disampaikan lewat akun Twitter-nya.

“Kekalahan terbesar bagi para pemain adalah ketika pelatih harus pergi. Terutama pada kasus ini (Lopetegui) karena dia seorang pelatih dan orang hebat. Terima kasih, Julen!” kata Kroos seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Pesan perpisahan dari Kroos itu cukup mengejutkan. Pasalnya, gelandang asal Jerman tersebut sempat mengeluh soal penempatan posisinya di lapangan semasa ditangani mantan pelatih timnas Spanyol tersebut. “Aku bukan Casemiro!” tegas pemain berumur 28 tahun tersebut. Hal itu merujuk pada putusan sang entrenador memainkannya di posisi Casemiro.

Mantan pemain Bayern Munich itu menjadi pemain kedua yang menyampaikan simpati kepada Lopetegui. Sebelumnya, ada striker Mariano Diaz. Dia mengaku sangat berutang budi karena berhasil pulang ke Santiago Bernabeu.

“Aku akan selalu berterima kasih kepada Julen Lopetegui, orang yang membuka kemungkinan kepadaku untuk pulang. Aku mendoakan yang terbaik bagi dia pada masa yang akan datang. Sekarang, kami hanya harus bertarung lebih keras untuk keluar dari situasi ini,” ungkap Mariano di akun Twitter-nya sebelum Kroos mengungkapkan simpati serupa.

Comments
Loading...