Kurang Konsentrasi Membuat Liverpool Gagal Menang

Dua kali unggul, dua kali pula Liverpool diimbangi, lalu nyaris kalah sebelum akhirnya mampu memaksa hasil imbang 3-3 lawan Arsenal. Kurang konsentrasi jadi faktor kegagalan The Reds menang.

Menghadapi Arsenal pada pekan ke-21 Premier Leagye di Anfield, Kamis (14/1) dini hari WIB, Liverpool mengawali laga dengan baik saat Roberto Firmino membawa timnya unggul pada menit ke-10. Namun, empat menit kemudian Arsenal mampu menyamakan skor jadi 1-1 lewat Aaron Ramsey. Firmino lantas membawa Liverpool memimpin lagi 2-1 pada menit ke-19 sebelum Olivier Giroud pada menit ke-25.

Liverpool sendiri tampil dominan sepanjang pertandingan dengan menciptakan 22 attempts di mana enam mengarah tepat sasaran. Sementara, Arsenal cuma diberi 14 kali upaya percobaan dengan lima on target.

Namun, Arsenal bermain lebih efektif dengan berbalik unggul 3-2 lewat gol kedua Giroud. Laga tampaknya akan berakhir untuk kemenangan Arsenal sebelum Joe Allen memaksa duel berakhir imbang 3-3.

Usai laga, Juergen Klopp selaku manajer Liverpool mengeluhkan kurangnya konsentrasi para pemainnya sehingga peluang untuk meraih tiga angka terbuang sia-sia.

“Kami memulai sangat baik dan memainkan sepak bola yang sangat bagus. Itu memperlihatkan bahwa kami bisa tampil bagus,” ujar Klopp di BBC.

“Lalu kami kebobolan gol dari situasi bola mati dan kami harus bisa mengatasi itu. Organisasi permainan itu beda soal dan kadang kami punya sedikit masalah dengan konsentrasi,” sambungnya.

“Kami kebobolan dua gol mudah setelah kami bekerja keras untuk mendapat gol-gol kami. Saya senang kami punya banyak momen menciptakan peluang.”

“Saat skor 3-2, kedua tim sudah kelelahan. Kami bikin gol lewat umpan yang sempurna, sundulan sempurna, penyelesaian akhir yang sempurna dan tak diragukan lagi kami pantas mendapatkannya,” aku Klopp.

ArsenalJuergen KloppLiga InggrisLiverpoolLiverpool vs Arsenal