Kurniawan Dwi Yulianto: Musuh Pemain Indonesia Itu Star Syndrome

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Tim Nasional, Kurniawan Dwi Yulianto, menyebut kalau penyakit pemain muda Indonesia ialah star syndrome. Hal itu jelas menurutnya pola pikir pemain Indonesia harus diubah sejak dini.

Seperti diketahui, Timnas U-19 Indonesia saat ini memang tengah dalam disorot berkat performa impresifnya di Kroasia. Tapi, Kurniawan mengingatkan kalau hal ini semua baru sekadar uji coba, belum partai sesungguhnya.

Pria yang kini melatih klub Malaysia, Sabah FA itu, menyebut kalau pemain Indonesia harus diubah pola pikirnya sejak usia muda. Karena, kata dia, percuma memiliki talenta kalau mentalitasnya kurang dibimbing ke arah yang baik.

PSSI harus lebih cermat lagi dalam mengatur rangkaian uji tanding timnas U-19.

“Kadang di indonesia bola jadi olahraga luar biasa, jadi saat muda kebintangan mereka sudah ada. Jadi mau tak mau yang jadi musuh adalah star syndrome,” ungkap Kurniawan Dwi Yulianto dalam acara diskusi menuju Piala Dunia U-20 2021 bersama BaBe.

“Karena ini kan masih usia labil, terkadang ini bisa menghancurkan mereka. Dari hal kecil harus sudah memulai ajarkan mental dan mindset harus mulai dititikberatkan, jadi tak cuma taktik dan teknik,” sambung Kurniawan.

Kurniawan Dwi Yulianto jua menambahkan kalau jam terbang jelas akan sangat berpengaruh buat pemain muda, khususnya Timnas U-19 Indonesia. Dengan berkompetisi, pemain jadi bisa memahami apa yang harus diperbaiki dari cara bermainnya.

“Lalu jam terbang buat pemain muda karena talenta mereka tak ada artinya kalau tak dibarengi kompetisi atau jam bermain yang banyak,” tutup Kurniawan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More