Kylian Mbappe Rela Mati Demi Didier Deschamps

Football5star.com, Indonesia – Bomber Prancis, Kylian Mbappe, menegaskan kesetiaannya pada sang pelatih, Didier Deschamps. Ia bahkan mengaku rela mati demi terus bermain di bawah kendali sang pelatih.

Kylian Mbappe memang selalu menjadi andalan Didier Deschamps di timnas Prancis. Berkat bomber Paris Saint-Germain itu pula Les Blues sukses merengkuh gelar Piala Dunia 2018 lalu.

Setelah Piala Dunia berakhir, Mbappe tetap tampil konsisten bersama Prancis. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, dia sudah mengoleksi 13 gol dari 33 penampilan bersama timnas. Capaian ini ia dapat berkat sentuhan Deschamps di pinggir lapangan.

Kylian Mbappe mencapai dua tonggak saat timnas Prancis menang atas timnas Andorra pada Kualifikasi Piala Eropa 2020.
Elespanol

“Saya pikir secara khusus di tetap memilih saya ketika saya belum bermain lagi. Untuk seorang pemain, Anda tahu betapa penting arti panggilan itu. Dia memberi kepercayaan penuh pada saya,” kata sang bomber seperti dilansir AS, Minggu (13/10/2019).

“Saya tahu pelatih sangat percaya pada kemampuan saya. Dengan kepercayaan itu dan apa yang sudah dia lakukan untuk saya selama ini, saya rela mati untuknya. Bahkan jika dia menyuruh saya bermain sebagai kiper, saya akan melakukannya,” katanya lagi.

Pada Kualifikasi Euro 2020 pekan ini mantan pemain AS Monaco itu tidak dipanggil Deschamps untuk memperkuat Prancis menghadapi Islandia dan Turki. Keputusan ini diambil karena Mbappe belum fit 100 persen setelah menderita cedera otot September lalu.

Comments
Loading...