La Liga Kembali Kehilangan Salah Satu Legendanya

Football5Star.com, Indonesia – La Liga kembali diselimuti duka. Satu per satu legenda Liga Spanyol pergi menghadap Sang Mahakuasa. Rabu (28/2/2018) dinihari WIB, Enrique Castro Gonzalez “Quini“, meninggal dunia karena serangan jantung. Semasa aktif sebagai pemain, Quini dikenal sebagai penyerang haus gol. Dia bahkan merebut tujuh Pichichi, lima di antaranya di Divisi Primera bersama Sporting Gijon dan Barcelona.

Quini meninggal saat tengah berjalan kaki di jalanan dekat rumahnya di Gijon. Dia ambruk karena serangan jantung. Sempat dilarikan ke rumah sakit di Cabuenes, tapi dokter tak bisa menyelematkan nyawa pria berumur 68 tahun tersebut.

Quini saat menerima lencana emas dari Barcelona.
mundodeportivo.com

Kabar mengejutkan dari sosok yang mengemas 219 gol dari 448 penampilan di Divisi Primera tersebut membuat banyak pihak berduka. Terutama dari dua klub yang pernah dibelanya, Gijon dan Barcelona.

“Ini sungguh hari yang menyedihkan bagi kami. Selain sebagai pemain, dia juga sosok yang luar biasa bagi kami. Dia mencuri hati kami semua sepanjang kiprahnya di Barcelona,” ungkap Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu kepada Radio Catalunya. “Saya masih ingat betul, dua tahun lalu, kami memberikan dia lencana emas klub atas segala yang telah diberikannya sebagai pribadi dan pemain.”

Kenangan juga diungkapkan David Villa yang menjalani debutnya di La Liga bersama Gijon. “Saat kali pertama menginjakkan kaki sebagai pemain profesional, aku sangat beruntung bisa mendapatkan nasihat dari striker terbaik Spanyol sepanjang masa. Aku tak akan bisa seperti ini tanpa bantuannya saat awal karierku,” urai Villa lewat akun media sosialnya.

Lebih jauh, mantan striker timnas Spanyol itu berkata, “Aku akan selalu berutang budi kepadamu, temanku. Kamu suatu hari sempat memintaku menjadi striker yang lebih baik darimu. Aku minta maaf karena tak bisa memenuhi hal tersebut. Itu sungguh misi mustahil bagi striker mana pun yang mau mencobanya.”

Selamat jalan, legenda…

Comments
Loading...