Laga Everton vs Manchester City Ditunda karena Covid-19

Football5Star.com, Indonesia – Pertandingan pekan ke-16 Premier League antara Everton vs Manchester City yang diadakan hari ini (29/12/20) resmi ditunda. Hal ini dikarenakan adanya beberapa pemain City yang positif Covid-19.

Pada hari Natal, Manchester City mengumumkan bahwa Gabriel Jesus dan Kyle Walker positif Covid-19 beserta dua staf klub. Pihak klub saat ini benar-benar sedang menutup tempat latihan tim utama dan akan melakukan pembersihan secara total.

Jelang Boxing Day, Gabriel Jesus dan Kyle Walker Positif COVID-19

“Setelah hasil tes terakhir pengujian Covid-19, klub mengumumkan sejumlah kasus positif, selain empat yang sudah dilaporkan pada Hari Natal. Dengan keamanan dari bubble yang dikompromikan, terdapat risiko bahwa virus dapat menyebar lebih jauh di antara pemain, staf, dan kemungkinan lainnya. Berdasarkan saran medis yang kuat, Premier League, setelah berkonsultasi dengan kedua klub, telah memutuskan untuk menunda pertandingan,” tulis pernyataan Manchester City.

The Citizens melanjutkan, “Semua kasus positif yang melibatkan pemain dan staf akan menjalani periode isolasi diri sesuai dengan protokol Premier League dan Pemerintah Inggris tentang karantina. Tempat latihan tim pertama di City Football Academy akan ditutup untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Dengan skuad dan bubble terkait menjalani pengujian sebelum keputusan dibuat untuk melanjutkan latihan.”

Laga Everton vs Manchester City adalag laga kedua Premier League musim ini yang ditunda karena Covid-19. Sebelumnya laga Aston Villa vs Newcastle ditunda karena alasan yang sama awal bulan ini.

Para skuad City akan kembali di tes pada hari Selasa (29/12/20) dan hasilnya akan menjadi pertimbangan apakah laga melawan Chelsea setelah tahun baru akan tetap diadakan. The Citizens juga akan bermain melawan Manchester United di semi-final Piala Liga pada 6 Januari.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More