Laga Lawan Madrid Memaksa Pellegrini Merotasi Tim

Tak ada yang bisa dilakukan manajer Manuel Pellegrini ketika merotasi skuat Manchester City meski berujung kekalahan dari Southampton. Sebab, Real Madrid sudah menunggu mereka tengah pekan ini.

Keputusan manajer asal Cile itu dikritik saat City bertandang ke St Mary’s, Minggu (1/5/2016) malam WIB. Dia tidak memainkan Kevin De Bruyne, Yaya Toure, dan Vincent Kompany. Sergio Aguero ada di bangku cadangan, tapi tidak dimainkan sama sekali.

Padahal City butuh kemenangan demi menjaga kans finis empat besar yang berujung tampil di Liga Champions musim depan. Namun rotasi tim yang dilakukan Pellegrini justru berbuah fatal.

City tak mampu mengembangkan permainan dan lebih banyak ditekan oleh Southampton sepanjang pertandingan. Alhasil gawang Joe Hart harus kebobolan empat, salah satunya dari hat-trick Sadio Mane dalam laga yang berkesudahan 4-2 untuk Soton.

Usai laga, Pellegrini mengakui dirinya tidak mungkin memakai tim yang sama seperti pekan lalu di Liga Champions. Pasalnya para pemain City harus menjaga kondisi demi pertandingan penting di markas Madrid pada leg kedua semifinal di Santiago Bernabeu.

Dengan hasil 0-0 di leg pertama, maka peluang Madrid maupun City lolos ke final sama besarnya.

“Saya sangat kecewa – ini juga terjadi dengan pemain yang bermain di laga sebelumnya,” ujar Pellegrini di Telegraph.

“Kami tahu sebelum pertandingan ini, bahwa akan berisiko jika menurunkan pemain yang jarang bermain melawan tim kuat tapi kami harus mengambil risiko itu. Jika kami bermain di hari Sabtu, maka kami bisa menurunkan lebih banyak lagi. Saya kecewa dengan performa tim. Saya bertanggung jawab atas susunan tim,” sambungnya.

“Tentu saja. Saya akan melakukannya lagi karena kami punya laga penting.”

“Kami ingin lolos ke final Liga Champions. Kami harus terus memikirkan apa yang akan dilakukan di dua laga selanjutnya di Premier League untuk finis empat besar. Jadi itu adalah risiko yang mau tak mau harus kami ambil,” tutupnya.

Comments
Loading...