Lampard Sebut Dirinya Diperlakukan Berbeda dari Pelatih “Big 6” Lainnya

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, mengklaim dirinya diperlakukan berbeda dari pelatih tim big 6 lainnya karena satu alasan. Ya, Lampard satu-satunya pelatih Inggris yang melatih tim big 6 (Chelsea, Manchester United, Manchester City, Tottenham, Arsenal, Liverpool) saat ini.

Lampard mengatakan dia yakin telah dinilai berbeda dibandingkan dengan pelatih lain karena dia pelatih lokal. Dia juga mengungkapkan orang-orang yang dekat dengannya mempertanyakan keputusannya untuk mengambil pekerjaan di Stamford Bridge.

“Saya pikir mungkin, ya (jika dia merasa dinilai berbeda dari pelatih lain). Saya pikir ketika saya mendapatkan pekerjaan ini banyak orang yang mempertanyakan saya mendapatkan pekerjaan ini. Banyak orang yang mengatakan ke saya ‘apakah Anda yakin ingin mengambilnya?’ karena mungkin opini,” ucap Lampard seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror.

Chelsea - Frank Lampard - SB Nation 2
SB Nation

Legenda Chelsea itu melanjutkan, “Dan saya pikir ketika kadang-kadang orang dapat dengan sangat cepat memberikan pendapat secara langsung, untuk alasan apa pun, dan menjadi pelatih muda Inggris dengan (pengalaman) satu tahun di Derby, beberapa di antaranya saya mengerti.”

Tapi Lampard menilai bahwa semua pelatih seharunya diperlakukan sama, terlepas dari mana asalnya atau terlepas pengalaman melatihnya.

“Tetapi pada saat yang sama saya pikir terkadang kita hanya perlu menilai orang secara langsung, seperti kita menilai pelatih mana pun. Tidak masalah dari mana Anda berasal, saya pikir semua pelatih harus dinilai sama,” kata mantan pelatih Derby itu.

Lampard melanjutkan, “Saya cukup bangga dengan apa yang berhasil kami raih musim lalu dalam hal masuk empat besar, sebenarnya saya pikir kami sebenarnya bisa melakukan lebih baik dari itu karena alasan yang berbeda. Tapi saya senang dengan itu.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More