Langgar Aturan Karantina, Striker Getafe Hampir Kena Denda

Football5Star.com, Indonesia – Deyverson, striker Getafe, punya kisah tersendiri terkait karantina yang diberlakukan di Spanyol dalam menghambat penularan Virus Corona. Dia hampir dijatuhi denda gara-gara melakukan pelanggaran terhadap salah satu aturan yang diberlakukan.

Pekan lalu, Deyverson dan kekasihnya, Brunna Bernardy, keluar dari rumah bersama-sama. Mereka menuju sebuah supermarket untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Namun, langkah mereka lantas dihentikan polisi. Mereka dinilai melanggar aturan karantina yang berlaku di Spanyol.

“Kami keluar dan pergi ke supermarket. Lalu, polisi menghentikan kami dan kami hampir saja kena denda 600 euro (sekitar Rp10,65 juta). Anda tak boleh pergi berduaan. Hanya salah satu yang bisa keluar rumah,” kisah Brunna seperti dikutip Football5Star.com dari Globo Esporte.

Deyverson, striker Getafe, dan Brunna Bernardy hampir kena denda karena melanggaran aturan karantina selama pandemi Virus Corona di Spanyol.
gazetaesportiva.com

Menurut Brunna, peraturan karantina selama pandemi Virus Corona di Spanyol sangatlah ketat. Orang tak bisa meninggalkan rumah begitu saja. Harus ada alasan kuat. Hal itu diakui kekasih Deyverson tersebut menyulitkan bagi siapa pun.

Lalu, bagaimana Deyverson mengomentari insiden tersebut? Striker Getafe itu mengaku sudah bosan. Sebagai sosok yang hiperaktif, dia mengaku tak bisa tahan berlama-lama duduk di rumah tanpa melakukan apa pun.

“Aku tak bisa duduk-duduk saja. Aku ini terlalu hiperaktif. Itu sebabnya aku melakukan sit-up dan latihan-latihan lain di rumah agar tak hanya duduk-duduk,” ujar Deyverson.

Nama Deyverson sempat menjadi buah bibir saat Getafe menyingkirkan AFC Ajax dari ajang Liga Europa. Gara-garanya, dia melakukan selebrasi nyeleneh. Setelah membobol gawang Ajax, striker Getafe itu menunjukkan tato di paha kirinya. Lalu, dia berpose dengan melipat kedua tangan di dada dan menjulurkan lidahnya.