Laporta Ramal Tak Ada El Classico Jika Katalonia Merdeka

Football5star.com, Indonesia – Dampak ekonomi, politik, serta keamanan tentunya sudah dipikirkan bagi publik Katalonia yang akan memilih apakah merdeka dari Spanyol atau masih begabung. Pemerintahan setempat akan mengadakan referendum, esok (1/10/2017). Bekas presiden Barcelona, Juan Laporta, punya hitung-hitungan tersendiri dari imbas hal tersebut.

Menurutnya, salah satu yang paling akan berasa efeknya yaitu pada persaingan di Liga Spanyol. Laporta mengatakan bahwa tak akan ada lagi laga Barcelona vs Real Madrid kedepannya, dan itu baginya adalah sebuah kesalahan.

“Barcelona dan Real Madrid adalah produk yang sangat menarik. Mencoba untuk menghentikan ini akan menjadi kesalahan di pihak Pemerintah, La Liga atau Federasi Sepakbola Spanyol,” tutur Laporta dikutip dari Marca, Jumat (29/9/2017).

Sebelumnya, pihak Barcelona mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi politik di daerahnya, pekan lalu (20/9/2017). Surat tersebut menyatakan bahwa klub mendukung pilihan setiap individu dan siap mengambil resiko jika sebagian besar public ingin Katalonia merdeka.

Bisa saja, Blaugrana akan angkat kaki dari Liga Spanyol. Namun, tak menutup kemungkinan mereka akan mengikuti Swansea yang meski berasal dari Wales tetapi mengikuti kompetisi Liga Inggris. Tentu, konsekuensinya tak mudah.

Di sisi lain, kendati Laporta meramalkan hal buruk dari merdekanya Katalonia, ia tak serta merta melarang publik disana untuk memilih hak mereka. Termasuk tentang Gerard Pique yang secara tersirat mengekspresikan pilihan politiknya melalui akun twitter pribadinya, beberapa waktu lalu.

“Pemungutan suara merupakan tanda antusiasme kolektif yang kini hadir di Katalonia. Mereka ingin memutuskan masa depan mereka, untuk memastikan mereka memiliki masa depan yang lebih baik. Bahwa pemain seperti Gerard Pique akan mendukung hal ini tampaknya normal bagi saya, saya menghormati pendapatnya,” tuturnya.

Comments
Loading...