Lawan Liverpool, Carlo Ancelotti Tuntut Ini dari Para Pemain Everton

Football5Star.com, Indonesia – Everton akan menjalani laga Derbi Merseyside melawan Liverpool pada babak 64-besar Piala FA, Minggu (5/1/2020). Bagi Carlo Ancelotti, manajer The Toffees, kemenangan adalah harga mati karena menjuarai ajang ini adalah targetnya.

Atas dasar itu, Carlo Ancelotti mengungkapkan satu tuntutan kepada anak-anak asuhnya. Dia meminta Gylfi Sigurdsson cs. tampil sempurna, tanpa cacat, pada laga di Stadion Anfield nanti. Menurut dia, hanya itulah yang dapat membuat Everton melangkah ke babak 32-besar Piala FA.

“Liverpool lebih diunggulkan, tapi ini adalah derbi. Anda tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Kami butuh kepercayaan diri, berusaha dan bermain sepak bola sebaik mungkin,” kata Carlo Ancelotti seperti dikutip Football5Star.com dari Liverpool Echo.

Carlo Ancelotti sudah tahu kesalahan Everton saat menghadapi Liverpool pada Derbi Merseyside terakhir.
thesun.ie

Lebih lanjut, eks pelatih Napoli itu mengungkapkan, “Jika ingin mengalahkan Liverpool, kami perlu performa hebat. Penampilan biasa-biasa saja, semua orang pun tahu, tak akan cukup untuk melawan mereka. Segalanya harus sempurna, tanpa kesalahan, kerja keras, berkorban, tampil penuh intensitas.”

Secara khusus, Carlo Ancelotti memastikan tak akan mengulangi kesalahan Marco Silva, manajer Everton yang digantikannya, pada Derbi Merseyside terakhir. Kala itu, The Toffees kalah 2-5. Menurut pelatih yang juga pernah menangani Bayern Munich tersebut, Everton melakukan kesalahan besar dengan memasang garis pertahanan terlalu tinggi.

“Saya menonton partai itu. Liverpool menunjukkan kualitas fantastis mereka dalam merebut bola dan serangan balik. Itulah kualitas terbaik tim ini. Mereka fantastis dalam serangan balik dan garis pertahanan tinggi Everton membuat mereka mampu menempatkan bola di pertahanan dan menciptakan masalah,” urai Ancelotti lagi.

Menghadapi Derbi Merseyside nanti, Carlo Ancelotti juga berharap pada satu hal, yakni keberuntungan. Dia mengungkapkan, dirinya cukup beruntung dapat menaklukkan Liverpool di Liga Champions dua musim beruntun. Lalu, dia pun sempat membawa Chelsea juara di ajang ini pada 2009-10.