Leeds United Kalah, Bek Keturunan Indonesia Dipuji Marcelo Bielsa

Football5Star.com, Indonesia – Pascal Strujik, bek Leeds United keturunan Indonesia, mendapat pujian dari manajer Marcelo Bielsa. Meskipun berkontribusi pada kekalahan 3-4 yang ditelan The Whites saat melawan Liverpool, Struijk dinilai sudah tampil bagus di lini pertahanan.

Saat Leeds menghadapi Liverpool, Pascal Struijk tampil sebagai starter. Oleh Bielsa, bek asal Belgia tersebut diduetkan dengan Robin Koch, rekrutan baru dari SC Freiburg. Dalam laga itu, sang bek sempat membuat dua kesalahan besar. Satu berujung gol, satu lagi hampir membuat bola mengecoh kiper Illan Meslier.

Meskipun demikian, Bielsa tak kecewa. “Sangat jelas dia adalah salah satu pemain yang tampil lebih baik pada hari ini. Koch juga menunjukkan performa yang lumayan memuaskan,” kata sang manajer seperti dikutip Football5Star.com dari Leeds Live.

Ucapan Bielsa tak berlebihan. Statistik menunjukkan, Pascal Struijk memang tampil apik. Salah satu yang paling menonjol adalah 11 clearance. Itu adalah yang terbanyak di antara para pemain kedua tim yang turun pada laga tersebut.

Mengenai kebobolan 4 gol, Bielsa menilai hal itu bukan semata-mata kesalahan Struijk dan Koch yang jadi palang pintu di depan Illan Meslier. Itu juga dinilai jadi pelajaran penting. “Pada level kompetisi ini, kesalahan sama dengan gol,” kata dia.

Struijk Gantikan Liam Cooper

Marcelo Bielsa terpaksa memasang Pascal Struijk dan Robin Koch di jantung pertahanan saat Leeds melawan Liverpool. Itu karena Liam Cooper harus absen. Sang manajer mengakui ketiadaan sang kapten membuat kekuatan The Whites berkurang.

Pascal Struijk dan Robin Koch jadi andalan Leeds United gara-gara Liam Cooper cedera.
Getty Images

“Cooper pulang dengan cedera otot ringan setelah bermain untuk (timnas) Skotlandia. Namun, kami pikir hal itu tak akan menghentikan dia untuk bermain pada laga berikut,” ujar Bielsa. “Cooper adalah kapten kami. Tentu sangat kentara ketika Anda kehilangan seorang kapten.”

Musim lalu, Cooper bersama Ben White adalah andalan Bielsa. Di Divisi Championship, White tampil 46 kali, sedangkan Cooper 38 kali. Sementara itu, Struijk hanya mendapat kesempatan 5 kali tampil dengan total 215 menit di lapangan.

Memasuki musim ini, seiring White kembali ke Brighton & Hove Albion, Cooper jadi pemain yang paling diandalkan Bielsa. Sebagai tandem, Koch yang didatangkan dari Freiburg punya pengalaman lebih banyak. Namun, asa tak kalah besar juga tertumpah ke pundak Struijk yang punya postur dan skill apik.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More