Legawa Didepak PSS Sleman, Seto Nurdiantoro Dibela Para Suporter

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com, Indonesia – Putusan manajemen PSS Sleman mendepak pelatih Seto Nurdiantoro menuai kecaman. Para suporter klub itu yang bernaung di bawah panji Brigata Curva Sud terang-terangan melakukan perlawanan. Mereka mengecam putusan tersebut meskipun Seto sudah menyatakan legawa.

Menyikapi pemecatan dirinya, Seto Nurdiantoro legawa. Meskipun menyesalkan cara pendepakan dirinya yang dirasa tak elegan, dia menyebut hal tersebut sebagai jalan Tuhan yang harus ditempuhnya.

“Buat saya secara pribadi sih, saya pikir ini jalan Tuhan. Salah satu jalan Tuhan buat saya. Mungkin Tuhan akan memberikan jalan-jalan lain buat saya secara pribadi,” kata Seto Nurdiantoro seperti dikutip Football5Star.com dari video pendek yang diunggah akun Twitter @FXHarminanto.

Lebih lanjut, pelatih berumur 45 tahun itu mengungkapkan, “Secara umum, saya tidak mempermasalahkan dinamika sepak bola seperti ini. Dan saya sejak awal sudah siap dengan risiko apa yang … saya sebagai pelatih.”

Jikapun ada hal yang mengganjal, kata Seto, itu adalah caranya yang terbilang menyakitkan. Meskipun demikian, dia tak mau mempermasalahkan hal itu lebih lanjut. Dia kembali menyatakan bahwa memang inilah jalan Tuhan yang harus ditempuhnya.

#BCSMELAWAN Jadi Trending Topic

Jika Seto Nurdiantoro menunjukkan sikap legawa, tidak demikian halnya dengan para suporter PSS Sleman. Sejak Rabu (15/1/2020) malam WIB, tagar #BCSMELAWAN menjadi trending topic di Twitter. Warganet yang mengapungkan tagar ini rata-rata menunjukkan kecintaan kepada klub dan Seto, serta kebencian kepada manajemen.

Menyikapi dinamika yang berkembang setelah PSS Sleman memecat Seto Nurdiantoro, Brigata Curva Sud meminta semua pihak menahan diri. Mereka berencana melakukan audiensi besar pada Kamis (16/1/2020) malam WIB.

“Kawan semua. Merespon kejadian siang ini dan ramai di lini masa. Kami memohon untuk tetap menahan diri. Jika tidak ada halangan, besok malam kita akan mengadakan forum besar. Untuk detail akan disampaikan besok siang,” cuit admin Brigata Curva Sud. “Silahkan, dari sekarang kawan semua bisa berembug secara komunitas hal apa saja yg akan disampaikan dan jadi materi forum.”

Rabu (15/1/2020), manajemen PSS Sleman secara mengejutkan memperkenalkan Eduardo Perez, eks asisten Luis Milla, sebagai pelatih baru. Itu hanya berselang beberapa saat setelah mengumumkan berpisah dari Seto Nurdiantoro. Hal itu mengundang komentar negatif mengingat prestasi Super Elja yang terbilang bagus pada Liga 1 2019.

Comments are closed.