Legenda: Eusebio, Talenta Afrika Kebanggaan Portugal

Football5star.com, Indonesia – Portugal memang dikenal sebagai salah satu penghasil bakat di dunia sepak bola. Sebut saja nama-nama beken seperto Luis Fico, Rui Costa, Ricardo Carvalho, dan tentunya, Cristiano Ronaldo.

Keempat nama diatas berhasil menasbihkan nama Portugal sebagai salah satu negara terkuat di sepak bola Eropa dalam dua dekade terakhir. Ada salah satu nama yang membuat keempat nama diatas berhasil meraih prestasi gemilang bersama Portugal di dunia sepak bola. Satu nama itu adalah Eusebio da Silva Ferreira.

HAMPIR MENJADI LEGENDA JUVENTUS

Meskipun dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Eropa, Eusebio sebenarnya tidak lahir di Portugal. Ia lahir di Mozambik, sebuah negara di Afrika Timur pada tanggal 25 Januari 1942. Ketika itu, Mozambik merupakan salah satu koloni Portugal di Afrika.

Eusebio muda kerap kali menghabiskan waktunya dengan bermain sepak bola di sekitar rumahnya. Ia mengawali karier sepak bolanya bersama sebuah tim lokal bernama Sporting Clube de Lourenço Marques. Ketika itu, bakat Eusebio yang masih berusia 15 tahun sempat tercium oleh salah seorang pemandu bakat Juventus.

O Curioso de futebol

“Juventus ingin mendatangkan saya ketika masih berumur 15 tahun karena mereka memiliki seorang pemandu bakat di Afrika yang pernah menjadi penjaga gawang terkenal. Ketika itu, Juventus ingin memberikan penawaran kepada ibu saya. Namun, ibu saya tak pernah lagi mendengar kabar dari Juventus,” kata Eusebio.

Kegagalannya untuk pindah ke Italia tak membuat Eusebio muda berkecil hati. Ia terus bermain untuk Sporting Clube de Lourenco Marques selama dua musim sebelum akhirnya pindah ke Eropa bersama klub raksasa Portugal, Benfica ketika ia menginjak umur 18 tahun,

MULAI MENUNJUKKAN TAJI DI EROPA BERSAMA BENFICA

Pada tahun 1960, Benfica merupakan salah satu klub terkuat di Eropa. Mereka seringkali memukau publik sepak bola Eropa dengan permainan cantik. Hal itu tentu tak lepas dari tangan dingin sang pelatih legendaris, Bela Guttmann.

Kegemilangan Bela Guttmann berhasil dibuktikan dengan raihan dua gelar Piala Eropa (setara Liga Champions) untuk Benfica pada musim 1960-61 dan 1961-62. Selain berhasil membawa Benfica menjadi raja Eropa, Bela Guttmann juga merupakan sosok yang mengorbitkan nama Eusebio di kancah sepak bola Eropa.

Meskipun didatangkan pada tahun 1960, Eusebio baru bisa menjalani debutnya bersama Benfica pada bulan Mei 1961. Ia menjalani partai debutnya bersama Benfica pada partai Taca de Portugal menghadapi Vitoria de Setubal.

Partai tersebut digelar satu hari setelah pasukan Bela Guttmann menjalani partai final Piala Eropa melawan Barcelona. Oleh karena itu, Aguias hanya bisa menurunkan pemain lapis keduanya di partai tersebut. Eusebio merupakan salah satu pemain muda yang diberikan kesempatan untuk tampil.

Comments
Loading...