Legenda Jerman: Diego Maradona Sosok Adil di Lapangan Hijau

Football5star.com, Indonesia – Legenda Jerman, Andreas Brehme memiliki kenangan tersendiri dengan sosok Diego Maradona. Brehme yang pernah bertanding dengan Maradona di dua final Piala Dunia menganggap legenda Argentina itu adalah sosok yang adil saat di lapangan hijau.

“Diego adalah pemain yang dengan hubungan magis saat bermain bola dan saya sangat sediht karena sepak bola telah kehilangan salah satu bintang dan pribadi besar,” kata Brehme seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Kamis (7/1/2020).

Penampakan Awan Mirip Maradona Hebohkan Orang Argentina

“Kami bermain dua kali di final Piala Dunia dan tentu saja kami bertemu beberapa kali di pertandingan Serie A dan juga Liga Spanyol. Di lapangan, dia selalu menjadi pesepak bola yang adil,” kata eks pemain Inter Milan tersebut.

25 November lalu, legenda sepak bola, Diego Maradona menghembuskan nafas terakhirnya. Banyak rumor soal sebab musabab yang membuat Maradona menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari hasil pemerikasaan toksikologi pada tubuh Maradona tidak ditemukan alkohol ataupun zat obat-obatan terlarang lainnya. Sejumlah laporan media di Argentina, disebutkan bahwa Maradona meninggal dunia dengan kondisi yang sangat menyakitkan. Sebelum menghebuskan nafas terakhirnya, selama 6 sampai 8 jam Maradona mengalami kesakitan.

Dari hasil toksologi, di tubuh sang legenda hanya ditemukan obat yang memang diberikan oleh tim dokternya untuk mengobati fisik serta mental Maradona. Berdasar hasil toksologi, Maradona menderita masalah di ginjal, paru-paru serta liver.

Maradona meninggal dunia pada usia 60 tahun di rumahnya, Buenos Aires, tempat ia melakukan operasi pembekuan otak pada awal November.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More