Legenda MU Kritik Performa Schweinsteiger

Paul Scholes melontarkan kritikan kepada penggawa Manchester United (MU), Bastian Schweinsteiger. Menurut legenda MU itu, Schweinsteiger tidak tampil efektif dan kurang memberikan kontribusi untuk penyerang Red Devils.

Schweinsteiger dibeli MU dari Bayern Muenchen pada bursa transfer musim panas 2015. Sebagai seorang gelandang, Schweinsteiger tentunya diharapkan bisa memanjakan para striker MU dengan umpan-umpan matang dari lini kedua.

Namun kondisi di atas lapangan tidak seperti itu. Sejauh ini, Schweinsteiger baru bisa menciptakan dua assist dalam 20 pertandingan bersama skuat asuhan Louis van Gaal.

“Anda selalu berharap lebih dari Schweinsteiger yang merupakan pemain yang telah memenangi Piala Dunia dan juga Liga Champions. Seni terbesar bagi pemain gelandang adalah menemukan celah, dan berkontribusi kepada pemain penyerang,” kata Scholes.

“Mereka terlalu banyak melakukan umpan sebelum mencapai ke depan. Situasi ini membuat Wayne Rooney kesulitan. Mereka tidak mendapatkan pelayanan,” tambahnya.

“Dua gelandang bermain terlalu jauh dari striker. Mereka bermain umpan yang mudah. Saya tidak keberatan, jika ada celah karena melakukan serangan atau melakukan umpan panjang,” jelas Scholes.

“Akan tetapi, dia terlalu banyak menyentuh bola dan secara konstan kembali ke belakang. Schweinsteiger terlalu sering melakukan umpan ke kiper dan dia tetap bermain setiap pekan. Jadi, manajer tampaknya tetap senang dengan cara bermainnya,” Scholes mengakhiri pembicaraan.

Ketidakmampuan Schweinsteiger memberikan kontribusi maksimal membuat performa MU kurang superior pada musim ini. Dalam beberapa kesempatan, Red Devils gagal memenangkan pertandingan karena tidak mampu mencetak gol ke gawang lawan.