Legenda Rusia Sebut Rasialisme di Negaranya Seperti Fashion

Football5star.com, Indonesia – Bintang baru Zenit St Petersburg, Malcom, langsung menjadi korban pelecehan rasial dari pendukung klubnya sendiri. Kejadian ini pun mengundang komentar dari legenda Rusia, Aleksey Smertin.

Apa yang menimpa Malcom cukup memprihatinkan. Bayangkan saja, ejekan rasial itu ia terima tepat di hari debutnya melawan Krasnodar di ajang Liga Rusia.

malcom-zenit (givemesport.com)
givemesport.com

Akibat tindakan ini, media Rusia, Ria Novosti melaporkan bahwa pemain asal Brasil itu akan dilepas Januari nanti. melihat fenomena ini, Aleksey Smertin mengatakan sulit untuk menumpas rasialisme di negaranya. Ia bahkan menganggap rasialisme sudah seperti fashion di sana.

“Rasialisme di Rusia seperti fashion. Itu datang dari luar negeri, dari berbagai negara. Tidak pernah, tidak pernah di sini sebelumnya. Situasi pada 10 tahun lalu lebih parah lagi. Para penggemar mungkin sudah melempar pisang pada mereka yang berkulit hitam,” ujar Smertin seperti dilansir AS, Senin (5/8/2019).

aleksey smertin (kff.kz)
kff.kz

Apa yang dialami Malcom ini tentu bukan kali pertama terjadi. Tahun lalu, bintang timnas Prancis, Paul Pogba dan Ousmane Dembele juga menjadi sasaran rasialisme dari pendukung Rusia di Stadion Zenit Krestovsky.

Mungkin ada benarnya apa yang dikatakan Aleksey Smertin. Tidak hanya dari fan, pihak klub juga tak jarang menyindir para pemainnya yang berkulit hitam. Hal ini pula yang dilakukan Spartak Moskow tahun lalu.

Saat melakukan tur pramusim di Dubai, mereka mengunggah foto tiga pemainnya, Pedro Rocha, Fernando, dan Luiz Adriano. Dalam unggahan tersebut tertulis kalimat “Lihat bagaimana cokelat meleleh di bawah sinar matahari,”.

Comments
Loading...