Liga 1 Bersinggungan dengan Piala AFF, PSSI Peringatkan Klub

Football5Star.com, Indonesia – PSSI buka suara soal Liga 1 2020 yang akan bersinggungan dengan Piala AFF 2020. Mereka memeringatkan klub agar bisa menjaga komitmen menyerahkan pemainnya ke Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 kemungkinan besar akan dilanjutkan Oktober mendatang. Tapi memang, konsekuensinya saat liga bergulir, ada beberapa ajang besar yang dijalani Timnas Indonesia. Mulai dari lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Piala Asia U-16 dan U-19 2020, hingga Piala AFF 2020.

PSSI sendiri berharap klub bisa membantu menyerahkan pemainnya saat dibutuhkan membela negara. Apalagi, sebelumnya sudah ada komitmen antara PSSI dan klub-klub Liga 1.

“Tidak terganggu, kami sudah bangun komitmen dengan klub untuk beri pemainya kepada PSSI, pertama TC, lalu pertandingan di AFF. Itu biasa terjadi di klub dan PSSI. Mudah-mudahan klub tetap komitmen, dalam pertemuan juga klub punya komitmen menyerahkan pemainnya,” ujar Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam acara News Maker.

Ini Jadwal Terbaru Timnas Indonesia vs Thailand dan UEA. Kerja Shin Tae-yong Kini Diawasi Ketat, PSSI Bentuk Satgas Football5Star.com - Indonesia, Kerja Shin Tae-yong di Timnas Indonesia akan mendapat pengawasan ketat usai PSSI membentuk satuan tugas (Satgas). Satgas ini dibuat untuk semua kelompok usia di Timnas Indonesia. Hal itu diumumkan PSSI setelah merapatkannya beberapa waktu terakhir. Satgas penanganan Timnas Indonesia akan diketuai oleh Syaif Bastaman dan didukung dua orang lainnya, yakni Endri Erawan dan Indra Sjafri Endri sendiri saat ini duduk sebagai Anggota Exco bidang timnas sedang Indra direktur teknik PSSI. "Begitu banyaknya tugas-tugas dari ketua umum maka tugas tim nasional didelegasikan kepada tim. Meski demikian, tanggung jawab tetap pada ketua umum," kata Yunus Nusi saat jumpa pers di Kantor PSSI Gedung Fx Sudirman. Satgas penanganan Timnas Indonesia ini disebut Yunus Nusi untuk membantu semua level tim, dari U-16 hingga senior. "Beberapa tugas telah dijalankan oleh tim ini dan tim ini akan terus bekerja untuk Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan," sambung dia. Dalam kesempatan yang sama, Syarif Bastaman menyebut kalau satgas ini dibentuk untuk mengawasi kerja Shin Tae-yong. Salah satu turnamen yang akan jadi tugas pertama satgas ialah Piala Asia U-19 2020. "Termasuk diantaranya melaksanakan evaluasi atau pelaksanaan kontrak Shin Tae-yong. Kami ingin melakukan terobosan prestasi jembatannya melalui Piala Asia U-19 2020. Piala Dunia U-20 2021 sukses prestasi dan penyelenggaraannya, kita harus bisa mengukur diri prestasi seperti apa," ungkap Syarif Bastaman. Satgas, kata dia akan melihat pelaksanaan kontrak Shin Tae-yong. Mereka akan menilai apakah kinerjanya kurang, baik atau melebihi ekspektasi. Tae-yong menurutnya akan berada dalam tanggung jawab Satgas ini. "Menilik kontrak, PSSI itu pemberi kerja. Sebagai profesional, siapa pun dia, termasuk Shin, harus mengikuti perintah pemberi kerja. Dia harus memberikan pelayanan berupa kecakapan teknis melatih. Soal waktu, tempat, dan metode itu ranah PSSI," tutup Syarif.

Yunus Nusi berharap prestasi Timnas Indonesia tak terganggu oleh klub yang ogah menyerahkan pemainnya. Dia merasa klub sudah satu hati dengan PSSI karena sama-sama ingin sepak bola Indonesia berprestasi.

“Harapan kita tak seperti itu lagi, harapan kita teman-teman klub tanggung jawab sebagai bangsa, melalui Ketum disampaikan ke klub semua berkomitmen menyerahkan pemainnya apabila dibutuhkan untuk ikuti TC ,mapun pertandingan. Kami lihat tahun ini Insya Allah klub menyerahkan pemainnya di tengah kompetisi, karena itu komitmen,” tutup Yunus Nusi.