Liga Champions: Pertahanan Juventus Kacau

Football5star.com, Indonesia – Bek Juventus Dani Alves mengakui Real Madrid bermain lebih baik dari timnya di final Liga Champions. Ia juga menyesalkan buruknya koordinasi pertahanan Bianconeri di babak kedua.

Madrid menjuarai Liga Champions 2016-2017 setelah menang 4-1 atas Juventus pada final di Stadion Millenium, Cardiff, Sabtu (3/6/2017) waktu setempat. Madrid unggul duluan pada menit ke-20 lewat gol Cristiano Ronaldo.

Juventus lantas menyamakan skor enam menit setelah lewat sepakan akrobatik Mario Mandzukic. Tak ada gol lagi tercipta di babak pertama sehingga skor berakhir 1-1. Madrid tampil trengginas di babak kedua dan menambah tiga gol lewat Casemiro di menit ke-60, lalu gol kedua Ronaldo pada menit ke-64, dan ditutup gol Marco Asensio di menit ke-90.

“Kami membiarkan Madrid menciptakan terlalu banyak peluang di babak kedua, terutama karena mereka mencetak gol dengan satu tembakan sebelum jeda. Kami melakukan beberapa hal bagus selama 90 menit, tapi mereka bermain lebih baik dari kami,” kata Alves di situs resmi klub.

“Pertahanan kami layak dipuji di masa lalu, tapi malam ini bukan malam kami. Pada tingkat ini, lawan Anda bisa menghukum Anda pada saat tertentu,” Alves menambahkan.

Ini jadi gelar Champions ke-12 sepanjang sejarah Madrid di kompetisi ini atau yang keenam di era Liga Champions.

Sementara Juventus lagi-lagi harus memendam impiannya meraih trofi Liga Champions ketiga mereka. Bagi klub asal Turin itu, ini adalah gelar runner-up ketujuh mereka dari sembilan kali melaju ke final Piala/Liga Champions.

Comments
Loading...